Analisis Kondisi Pasar Tradisional Berdasarkan Aspek Fungsional (Studi Kasus Pasar Tradisional Ciparay di Kabupaten Bandung)

Isi Artikel Utama

Zafira As-safraa Nurzimat
Tiafahmi Angestiwi

Abstrak

Pasar Ciparay ialah salah satu pasar tradisional di Kabupaten Bandung yang dimiliki dan dikelola di bawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung. Kondisi Pasar Ciparay mengalami kerusakan terkait kondisi sarana dan prasarana yang tidak memadai. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kondisi Pasar Tradisional Ciparay di Kabupaten Bandung ditinjau dari aspek fungsional yang meliputi penataan ruang dagang, sirkulasi, serta sarana dan prasarana. Teori utama yang digunakan adalah artikel mengenai analisis kondisi pasar tradisional berdasarkan aspek fungsional. Landasan normatif yang digunakan yaitu Standar Nasional Indonesia dan peraturan yang berlaku. Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Pendekatan pemaparan data dengan jenis pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik Pengambilan data yang dilakukan yaitu dengan cara observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi serta dianalisis secara deskriptif. Dalam penelitian ini terdapat tiga dimensi yang dinilai yaitu dimensi penataan ruang dagang, sirkulasi serta sarana dan prasarana. Berdasarkan hasil penelitian, ketiga dimensi tersebut dinyatakan tidak optimal. Maka, rekomendasi untuk pemecahan masalah tersebut yaitu melakukan pengembangan kondisi Pasar Tradisional Ciparay di Kabupaten Bandung.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
As-safraa Nurzimat, Z., & Angestiwi, T. (2026). Analisis Kondisi Pasar Tradisional Berdasarkan Aspek Fungsional (Studi Kasus Pasar Tradisional Ciparay di Kabupaten Bandung). Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas, 9(1), 29–44. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/jmaif/article/view/9379
Bagian
Articles