PLURALISME DALAM PROBLEMA

Isi Artikel Utama

Achmad

Abstrak

Pluralisme yang dimaksudkan dalam tulisan ini adalah pluralisme agama.
Pluralisme dalam bidang itu telah lama diperdebatkan oleh sebagian cendekiawan
agama. Hampir di setiap agama besar semisal Yahudi, Kristen, dan Islam muncul
tokoh pluralisme yang berjuang dengan tulisannya menawarkan dan meyakinkan
setiap pemeluk agama apapun, bahwa semua agama hakekatnya sama.
Pluralisme beda dengan pluralitas, pluralitas ada yang sunnatullah yang memang
terjadinya dikehendaki oleh Allah swt. dan pluralitas yang dikehendaki oleh manusia
atau pluralitas yang anthroposentris, artinya bersumber dari manusia dan untuk
manusia.Dengan landasan teori theologi global atau theologi universal konsep
pluralisme diupayakan ingin menyelamatkan manusia dan peradabannya dari
kerusakan yang disebabkan oleh pemeluk agama yang bermusuhan, menyerang
bahkan membunuh pihak yang berbeda keyakinan keagamannya. Muslim yang
berpaham pluralisme berarti seorang yang ragu terhadap ajaran agamanya dan
disebut musyrik karena mempercayai sama hakekat ajaran Tuhan dalam
agamanya dengan Tuhan agama lain. Dosa besar bagi muslim yang berpaham
pluralisme bila sebelum mati dosanya tidak ditaubati, selamanya tidak
mendapatkan ampunan Allah swt. Seorang muslim imannya harus kokoh dan khalis
serta yakin agamanya satu-satunya yang benar yang mengantarkan kesematan
hidup di dunia dan di akhirat.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Achmad. (2025). PLURALISME DALAM PROBLEMA. Jurnal Sosial Humaniora, 7(2), 189–204. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/jsh/article/view/2913
Bagian
Articles