Peran Pemangku Kepentingan Dalam Revitalisasi Sungai Tawing Untuk Mengatasi Bencana Banjir Di Kabupaten Trenggalek
Isi Artikel Utama
Abstrak
Revitalisasi Sungai Tawing merupakan langkah yang mendesak untuk dilakukan
dalam rangka mengatasi bencana banjir dan menunjang kebutuhan sarana irigasi
pertanian. Hingga saat ini, sektor pertanian masih menjadi salah satu andalan mata
pencaharian bagi petani di wilayah Trenggalek. Berdasarkan hasil observasi di
lapangan, keberadaan Sungai Tawing sebagai sumber daya air telah mengalami
degradasi lingkungan yang mengkawatirkan bagi keberlanjutan sektor pertanian.
Selain telah mengalami pendangkalan, beberapa titik lokasi telah beralih fungsi
sebagai tempat pembuangan sampah dan digunakan sebagai sarana untuk
membuang limbah kotoran ternak milik penduduk setempat. Debit air juga
mengalami penurunan drastis pada saat musim kemarau, dan mengalami peluapan
saat musim hujan sehingga menimbulkan banjir bandang yang parah di sekitar
kawasan sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum optimalnya peran
pemangku kepentingan baik dari pemimpin lokal, tokoh dan masyarakat yang
berada di sekitar sungai Tawing menjadi salah satu kendala dalam pengelolaan
lingkungan dan mengatasi banjir di wilayah studi.