KESADARAN PEMAKAI BAHASA INDONESIA DI ERA TEKNOLOGI
Isi Artikel Utama
Abstrak
Era teknologi informasi dan komunikasi banyak tantangan yang dihadapi bangsa
Indonesia, antara lain kesadaran pemakai bahasa Indonesia. Kurangnya kesadaran
menghargai bahasa bangsa sendiri menjadi masalah besar bahasa Indonesia. Jika
bangsa Indonesia tidak memiliki kesadaran berbahasa yang baik dan benar,
bahaya besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara dan akan mengakibatkan
bangsa ini akan terjadi disintegrasi dan terombang-ambing oleh bahasa dan budaya
bangsa asing, sedangkan bangsa lain telah mempersiapkan diri dengan baik. Perlu
diketahui, pemakaian bahasa Indonesia sekarang yang kurang menataati kaidah
bahasa Indonesia merupakan indikator bahwa bangsa Indonesia telah mengalami
penurunan kesadaran berbahasa Indonesia. Hal ini bisa dilihat di berbagai
kesempatan berbahasa, misal acara perdebatan di tevisi yang kurang
memperhatikan pemakaian bahasa yang baik dan benar. Oleh sebab itu, kesadaran
berbahasa Indonesia harus menjadi perhatian serius oleh pemakai sekaligus
pemilik bahasa dan pihak legeslatif, yudikatif, ekskutif, dan terutama aparat
pemerintah untuk memberi pemahaman dan teladan. Pemerintah harus tegas untuk
menegakkan Undang-Undang Bahasa Indonesia dan bertanggung jawab
mengemban amanat untuk memberikan kesadaran berbahasa Indonesia bagi
rakyat. Kesadaran ini bermakna bahwa individu yang hidup dan terikat dalam
kaidah serta naungan di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia harus
memiliki sikap dan perilaku positif yang tumbuh dari kemauan diri yang dilandasasi
keikhlasan berbuat demi kebaikan bahasa, bangsa dan negara.