BUNG KARNO, FENOMENA KEBAHASAAN DAN LAHIRNYA INDONESIA MERDEKA
Isi Artikel Utama
Abstrak
“Dibawah Bendera Revolusi merupakan kumpulan tulisan Bung Karno dalam
majalah luar dan dalam negeri, yang terbit antara tahun 1926 sampai dengan
tahun 1940-an. Bahasanya terikat konteks; penggunaan kata dan gaya bahasa
sebagai wujud aksi dan reaksi terhadap konteks kondisi sosial, ekonomi dan
politik yang memprihatinkan sebagai akibat sistem ekonomi kapitalis yang
dijalankan penguasa asing-Belanda di Indonesia ketika itu.
Kata-kata dan gaya bahasanya berenergi maskulin, “kelaki-lakian”, berkonotasi
sebagai aksi bukan narasi, aktivis kehidupan bukan pengamat dan penjelas
kehidupan, menggugah dan membangunkan kesadaran bukan meninabobokkan,
berfungsi seperti “kejut listrik” bahkan “teror” terhadap kesadaran. Strateginya,
konotasi dirangsang, polisemi diperluas optimal dan sinonimi serta antonimi
diaktifkan.