HASAN HANAFI DAN MOHAMMAD ARKOUN: KRITIK METODOLOGI ATAS ORIENTALISME
Isi Artikel Utama
Abstrak
Hasan Hanafi dan Muhammad Arkoun adalah dua diantara sekian banyak
tokoh atau pemikir kontemporer, yang aktif memberikan perhatian pada
problematika modernitas. Salah satu diantaranya adalah respon mereka terhadap
masalah orietalisme. Mereka banyak memberikan tanggapan yang bersifat
idiologis yang selanjutnya mengkritisinya dengan argumen-argumen ilmiah.Hasan
Hanafi dengan Oksidentalismenya bermaksud mengkritisi agar posisi Timur
sebagai obyek kajian dan posisi Barat yang menjadi subyek kajian bisa berubah
bentuk relasinya. Dengan Oksidentalisme ini Hanafi ingin mendobrak dan
mengakhiri mitos Barat sebagai representasi dan pemegang supremasi dunia.
Sedangkan Muhammad Arkoun dengan metode dekonstruksi dan
hermeneutiknya bermaksud mengkritik para orientalis yang terjebak dengan
pendekatan filologis dan historisisme, juga para pemikir muslim ortodok yang
hanya terbatas dengan kajian klasik.