Transformasi Lignoselulosa Ampas Kopi melalui Perlakuan Beku–Cair untuk Meningkatkan Efisiensi Biokonversi

Isi Artikel Utama

Margareta Cahyanti
Diki Anggaran
Yefta A Steefian
Vincentia N. P. Kristanti

Abstrak

Ampas kopi merupakan limbah yang belimpah sekaligus menyimpan potensi untuk dapat dimanfaatkan sebagai biomassa terbarukan. Dalam penelitian ini, perlakuan sederhana dengan proses pembekuan dan pencairan berulang diberikan pada ampas kopi untuk mengetahui pengaruh perlakuan hijau ini terhadap kandungan ekstraktif dan komposisi serat. Lebih lanjut gula reduksi yang dihasilkan pascahidrolisis asam diukur untuk mengetahui potensinya dalam konversi mikrobiologis. Kandungan ekstraktif mencapai titik terendah pada perlakuan sebanyak lima siklus yaitu sebesar 10,59%. Kandungan hemiselulosa meningkat seiring naiknya siklus perlakuan dan turun pada lima siklus. Kandungan selulosa cenderung fluktuatif pada berbagai perlakuan sedangkan kandungan lignin cenderung stabil pada perlakuan satu dan tiga siklus tetapi naik pada lima siklus. Kandungan gula reduksi menunjukkan kenaikan seiring naiknya siklus perlakuan, yaitu lebih dari 16% dari 38,21 g/kg pada sampel tanpa perlakuan hingga 44,70 g/kg pada perlakuan lima siklus. Kenaikan gula reduksi menunjukkan adanya kerusakan dinding sel dan hilangnya ekstraktif sehingga selulosa dapat mudah diakses pada proses hidrolisis. Penelitian ini menunjukkan perlakuan beku-cair adalah perlakuan yang efektif, ramah lingkungan dan ekonomis untuk meningkatkan potensi sakarifikasi ampas kopi dan menyediakan jalur yang menjanjikan dalam proses valorisasi biomassa dan produksi energi yang berkelanjutan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Cahyanti, M. ., Anggaran, D., Steefian, Y. A., & Kristanti, V. N. P. (2025). Transformasi Lignoselulosa Ampas Kopi melalui Perlakuan Beku–Cair untuk Meningkatkan Efisiensi Biokonversi. Akta Kimia Indonesia, 10(2), 111–121. https://doi.org/10.12962/aki.v10i2.8900
Bagian
Articles