Teknologi Konversi Limbah Kayu Sebagai Bahan Bakar Wood PELLET pada Prototipe Tungku Fuel Wood Bagi Masyarakat Desa Tadukan Raga, Deli Serdang

Penulis

  • Rivaldi Sidabutar Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
  • Muhammad Thoriq Al Fath Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
  • Nisaul Fadilah Dalimunthe Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
  • Gina Cynthia Raphita Hasibuan Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
  • Michael Michael Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
  • Aravi Zalsa Ramadhan Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
  • Indah Mutya Sari Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
  • Janeta Fazriah Rambe Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
  • Valencia Vazelim Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia
  • Venansia Roulina Matondang Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia

Kata Kunci:

Bahan bakar, Energi, Kompor, Tungku Fuel Wood, Wood PELLET

Abstrak

Permasalahan limbah serbuk kayu yang melimpah di Desa Tadukan Raga, Kabupaten Deli Serdang, membuka peluang untuk pengembangan energi terbarukan melalui produksi Wood PELLET (Productive Energy From Low-Cost Lumber Extraction Techniques). Limbah serbuk kayu yang selama ini tidak memiliki nilai jual optimal diolah menjadi bahan bakar alternatif berkalori tinggi menggunakan teknologi inovatif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mendukung efisiensi energi. Solusi yang ditawarkan mencakup pemberdayaan masyarakat, pengembangan teknologi Wood PELLET, serta penyediaan prototipe tungku Fuel Wood yang mendukung efisiensi pembakaran. Hasil kegiatan mencakup survei awal untuk mengidentifikasi potensi biomassa dan kebutuhan masyarakat, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan perangkat desa. Sosialisasi dan pelatihan diberikan kepada 20 warga Desa Tadukan Raga. Pelatihan ini melibatkan praktik langsung pembuatan Wood PELLET dan demonstrasi prototipe tungku Fuel Wood yang didesain untuk efisiensi pembakaran. Prototipe ini memiliki keunggulan dalam efisiensi panas, kemudahan penggunaan, dan kesinambungan operasi. Keberlanjutan program diwujudkan melalui pelatihan dan pengawasan berkelanjutan oleh tim Universitas Sumatera Utara, memastikan transfer teknologi dan peningkatan kapasitas masyarakat. Program ini tidak hanya meningkatkan nilai ekonomis limbah serbuk kayu tetapi juga mendukung transisi energi berkelanjutan di tingkat lokal.

Unduhan

Diterbitkan

2025-02-24

Cara Mengutip

Sidabutar, R., Fath, M. T. A., Dalimunthe, N. F., Hasibuan, G. C. R. ., Michael, M., Ramadhan, A. Z., … Matondang, V. R. (2025). Teknologi Konversi Limbah Kayu Sebagai Bahan Bakar Wood PELLET pada Prototipe Tungku Fuel Wood Bagi Masyarakat Desa Tadukan Raga, Deli Serdang. Sewagati, 9(1), 148–156. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/sewagati/article/view/2448

Terbitan

Bagian

Articles