STUDI PEMANFAATAN RANCANG BANGUN ALAT FERMENTASI BIOGAS ECENG GONDOK SEBAGAI PENGOPTIMALAN PRODUKSI ENERGI ALTERNATIF
Main Article Content
Abstract
Seiring populasi manusia yang terus bertambah setiap tahun mengakibatkan permintaan terhadap energi
juga meningkat dan keterbatasannya bahan bakar khususnya gas, munculah inovasi memberdayakan potensi yang ada
dilingkungan sekitar untuk dijadikan bahan bakar alternatif khususnya enceng gondok. Pada realitanya pemanfaatan
enceng gondok tidak diikuti dengan fasilitas mesin untuk mengektrasi. Untuk itu dibutuhkan teknologi yang mampu
mengolah enceng gondok menjadi yang lebih bermanfaat ,dengan proses pencernaan anaerobik yakni dimana
mikroorganisme memecah bahan biodegradable dalam keadaan tanpa oksingen, proses pembuatan biogas dimulai
dengan mencacah eceng gondok kemudian ditambahkan variable air dan e4 sesuai variable pengencaran. Teknologi
“Digester“ gas bio telah berkembang sejak lama namun aplikasi penggunaannya sebagai sumber energi alternatif belum
berkembang secara luas. Beberapa kendala antara lain yaitu, digester tidak berfungsi akibat bocor atau kesalahan
konstruksi, disain tidak user friendly, selain itu penerapan proses produksi belum terintegrasi. Proses produksi biogas
yang akan dipakai berazaskan pada teknologi tepat guna dengan menggunakan digester dan aman untuk digunakan
dalam skala rumah tangga sehingga mampu menghasilkan biogas sebagai energi alternatif. Pada pengujian ini
menggunakan kapasitas 200 liter, dan menghasilkan energi yang dapat digunakan sebagai pembakaran selama 28 menit,
dan menghasilkan kalor sebesar 2.016 KJ dan tekanan yang dihasilkan pada biogas sebesar 6 psi