Aplikasi Filter EEMD Untuk Meningkatkan Kualitas Data VLF-EM Studi Kasus: Estimasi Lokasi Gorong-Gorong Di Kampus ITS Surabaya

Authors

  • Yekti Widyaningrum Universitas Bangka Belitung
  • 2A.M. Miftahul Huda Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS Balikpapan
  • Sungkono Sungkono Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Keywords:

Filter, EEMD, Culverts

Abstract

Eksplorasi bawah permukaan menggunakan Very Low Frequency Electromagnetics (VLF-EM) telah dilakukan untuk menentukan rongga bawah tanah (gorong-gorong). Untuk mempertajam hasil eksplorasi dan mereduksi gangguan diaplikasikan filter EEMD. Data hasil filter diinterpretasikan secara kualitatif menggunakan filter Karous-Hjelt. Hasil Interpretasi filter Karous-Hjelt menunjukkan bahwa anomali bawah permukaan terdapat pada 25-35 meter dari titik mengukuran awal dan kedalaman 3-6 meter. Anomali tersebut menyatakan lokasi gorong-gorong di lokasi pengukuran

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-07-23

How to Cite

Widyaningrum, Y. ., Huda, 2A.M. M. ., & Sungkono, S. (2025). Aplikasi Filter EEMD Untuk Meningkatkan Kualitas Data VLF-EM Studi Kasus: Estimasi Lokasi Gorong-Gorong Di Kampus ITS Surabaya. urnal eosaintek, 4(3). etrieved from https://journal.its.ac.id/index.php/geosaintek/article/view/6877

Issue

Section

Articles