PERUBAHAN COULOMB STRESS AKIBAT GEMPA BUMI LAUT MALUKU 7 JANUARI 2019

Main Article Content

Pricilia Windy Siwi
Sesar Prabu Dwi Sriyanto
Anneke T. Rondonuwu
Patricia M. Sil

Abstract

Gempabumi dengan Mw 6,6 mengguncang wilayah Laut Maluku pada tanggal 7 Januari 2019. Gempabumi yang memiliki koordinat episenter pada 2,500 LU dan 126,700 BT dengan kedalaman 34,5 km ini diikuti oleh gempabumi-gempabumi susulan yang tercatat hingga 2 minggu setelah gempabumi utama. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebaran perubahan Coulomb stress akibat gempabumi tersebut. Selain itu, dianalisis pula hubungan sebaran perubahan Coulomb stress tersebut dengan lokasi gempabumi susulan. Penelitian ini menggunakan data mekanisme fokal yang diunduh dari katalog Global Centroid Moment Tensor (Global CMT). Perhitungan perubahan nilai Coulomb stress dihitung menggunkan software Coulomb 3.3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gempabumi ini menyebabkan perubahan Coulomb stress dalam rentang -0,5 hingga 0,5 bar tidak hanya di lokasi episenter namun juga di daerah sekitarnya. Sebaran perubahan Coulomb stress  secara horizontal membentuk pola 2 lokus negatif dan 2 lokus positif dengan lokasi episenter berada di lokus negatif. Hal ini menunjukkan telah terjadi pelepasan stress batuan melalui peristiwa gempabumi. Lokasi episenter gempabumi susulan sebagian besar berada di area lokus positif dimana terjadi peningkatan stress batuan yang diperkirakan sebagai pemicu terjadinya gempabumi susulan.

Article Details

How to Cite
Siwi, P. W. ., Sriyanto, S. P. D. ., Rondonuwu, A. T. ., & M. Sil, P. . (2025). PERUBAHAN COULOMB STRESS AKIBAT GEMPA BUMI LAUT MALUKU 7 JANUARI 2019. Jurnal Geosaintek, 6(3). Retrieved from https://journal.its.ac.id/index.php/geosaintek/article/view/7336
Section
Articles