Pola Kerjasama Pengelolaan Aset Budaya Dengan Analisis Stakeholder di Daerah Istimewa Yogyakarta

Authors

  • Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM), Yogyakarta.
  • Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM), Yogyakarta.
  • Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Keywords:

pola kerjasama, aset budaya, pemanfaatan aset, analisis pemangku kepentingan, manajemen aset

Abstract

Pengelolaan aset daerah merupakan salah satu kunci keberhasilan pengelolaan ekonomi daerah. Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki berbagai macam aset, salah satunya adalah aset budaya. Optimalisasi pengelolaan dan pemanfaatan aset budaya memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan aset pada umumnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi pola kerjasama pengelolaan aset budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode analisis pemangku kepentingan. Responden penelitian adalah Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dan beberapa mitra kerjasama pemanfaatan aset budaya. Berdasarkan hasil analisis, terdapat tiga pola kerjasama yaitu pola kerjasama komersial, pola kerjasama semi komersial, dan pola kerjasama non komersial.

Downloads

Published

2025-06-28

How to Cite

Sri, Soesilo, & Firda. (2025). Pola Kerjasama Pengelolaan Aset Budaya Dengan Analisis Stakeholder di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas, 5(3), 257–274. Retrieved from https://journal.its.ac.id/index.php/jmaif/article/view/5794