KARAKTERISASI RESERVOIR BATUAN PASIR BERDASARKAN PARAMETER IMPEDANSI AKUSTIK, ATRIBUT, DAN STANDAR DEVIASI SPEKTRUM AMPLITUDO GELOMBANG SEISMIK
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan gas yang tersaturasi pada reservoir batuan pasir di luar interval formasi yang terdapat pada data sumur melalui analisis parameter impedansi akustik, atribut, dan standar deviasi spektrum amplitude gelombang seismik. Proses inversi data seismik post-stack untuk mendapatkan nilai impedansi akustik diterapkan untuk memperoleh model bawah permukaan yang merepresentasikan distribusi nilai impedansi secara vertikal dan lateral. Analisis atribut seismik yang meliputi atribut AVO (gradient dan intercept), amplitude envelope, sweetness, dan standar deviasi spektrum amplitudo gelombang seismik dilakukan untuk mendeteksi anomali gelombang seismik yang berkaitan dengan perubahan litologi dan keberadaan gas. Hasil analisa impedansi akustik menunjukkan adanya zona impedansi akustik rendah yang dapat diartikan sebagai batuan pasir yang memiliki porositas tinggi. Berdasarkan nilai atribut AVO yang diturunkan dari data seismik angle gather, pada zona tersebut memiliki nilai gradient dan intercept negatif, yang dapat diartikan bahwa pada zona tersebut merupakan jenis reservoir batuan pasir kelas III yang tersaturasi oleh gas. Pada zona tersebut juga menunjukkan respon amplitude envelope, sweetness, dan standar deviasi spektrum amplitudo gelombang seismik yang tinggi yang mengindikasikan adanya saturasi gas di dalam pori batuan pasir. Penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi metode inversi impedansi akustik dan analisis atribut seismik mampu meningkatkan akurasi dalam mengidentifikasi dan memetakan keberadaan gas pada reservoir batuan pasir secara kuantitatif dan spasial.