Article Processing Charges (APC)
2025-02-26
Pemberitahuan mulai terbitan Volume 11 No. 1 Tahun 2025 sudah dikenakan biaya Article Processing Charge (APC) sebesar Rp 1.200.000,- (Jika artikel sudah diterima untuk diterbitkan)
Terima Kasih
Jurnal terakreditasi Sinta-2 oleh ITS Surabaya dan HAGI yang menerbitkan penelitian serta aplikasi orisinal di bidang sains dan teknologi kebumian bagi kalangan akademisi dan praktisi.
Ajukan NaskahMenerbitkan penelitian sains kebumian yang kredibel untuk mendukung inovasi di bidang akademik, industri, dan pengembangan masyarakat.
P-ISSN:2460-9072 | E-ISSN:2502-3659
Jurnal GEOSAINTEK, yang diterbitkan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bekerja sama dengan Masyarakat Geofisika Indonesia (HAGI), menampilkan penelitian berkualitas tinggi di bidang ilmu kebumian. Jurnal ini diterbitkan tiga kali setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember, dan menerima kontribusi dari peneliti, praktisi, serta akademisi.
Jurnal ini berfokus pada kajian, penelitian, dan penerapan ilmu serta teknologi dalam ilmu kebumian, meliputi pengumpulan data, pemrosesan, interpretasi, dan simulasi, serta pengembangan teknologi dan kebijakan.
Terakreditasi Sinta-2 oleh Kementerian Riset dan Pendidikan Indonesia, Jurnal GEOSAINTEK mendukung inovasi yang memberikan manfaat bagi ilmu pengetahuan maupun masyarakat.
Selengkapnya
2025-02-26
Pemberitahuan mulai terbitan Volume 11 No. 1 Tahun 2025 sudah dikenakan biaya Article Processing Charge (APC) sebesar Rp 1.200.000,- (Jika artikel sudah diterima untuk diterbitkan)
Terima Kasih
Vol 12 No 1 (2026): Special Issue: Energynovation Ideas Competition in Collaboration with Pertamina
Ikuti langkah-langkah berikut untuk mengirimkan naskah Anda
Jurnal GEOSAINTEK menerbitkan artikel hasil penelitian asli di bidang ilmu kebumian dan teknologi terkait. Naskah harus merupakan karya autentik, belum pernah dipublikasikan maupun diajukan ke jurnal lain, serta bebas dari plagiarisme. Kontribusi dari peneliti, praktisi, dan akademisi sangat diterima.
Naskah harus dikirim dalam format Microsoft Word menggunakan templat resmi jurnal. Panjang naskah 5–15 halaman, ukuran kertas A4, menggunakan huruf Calibri 11 pt, spasi tunggal, dan disusun dalam dua kolom. Naskah wajib memuat judul, nama penulis (tanpa gelar akademik), afiliasi, email, abstrak 150–250 kata, kata kunci 3–5 kata, pendahuluan, metode, hasil dan pembahasan, kesimpulan, serta daftar pustaka. Gambar dan tabel harus diberi nomor, dipusatkan, dan dilengkapi keterangan (caption).
Gunakan gaya sitasi Harvard untuk seluruh sitasi dan daftar pustaka. Semua referensi yang disitasi dalam naskah wajib tercantum dalam daftar pustaka, dengan mayoritas sumber berasal dari sepuluh tahun terakhir. Disarankan menggunakan perangkat manajemen referensi seperti Mendeley atau Zotero untuk menjaga konsistensi sitasi.
Naskah dikirimkan secara daring melalui Open Journal System (OJS) pada portal GEOSAINTEK. Penulis perlu mendaftar sebagai author dan mengikuti lima tahap pengajuan: memulai pengajuan, mengunggah naskah, mengisi metadata, mengunggah berkas pendukung (jika ada), dan mengonfirmasi pengajuan. Penulis pengaju bertanggung jawab atas seluruh komunikasi dan revisi.
Seluruh naskah akan melalui proses penelaahan yang dikoordinasikan oleh tim editorial untuk menjamin kualitas ilmiah. Artikel yang diterima akan dipublikasikan dalam versi cetak dan daring tanpa dikenakan biaya pengajuan maupun publikasi. Untuk bantuan selama proses pengajuan, penulis dapat menghubungi tim editorial melalui geosaintek@geofisika.its.ac.id.
Publikasikan karya terbaik Anda bersama Jurnal GEOSAINTEK
Unduh Template Panduan Detail Kirim SekarangDewan pakar terkemuka kami
Editor in Chief
Departemen Teknik Geofisika ITS, Indonesia
(Scopus, Google Scholar)
Editor
Teknik Sipil, Universitas Andalas, Padang, Indonesia
(Scopus, Google Scholar)
Editor
Geofisika, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia
(Scopus, Google Scholar)
Editor
Geofisika, UGM, Yogyakarta, Indonesia
(Scopus, Google Scholar)
Editor
Teknik Geofisika, FTTM, ITB, Bandung, Indonesia
(Scopus, Google Scholar)
Editor
Tsunami and Disaster Mitigation Research Centre (TDMRC), Unsyiah, Banda Aceh, Indonesia
(Scopus, Google Scholar)