ANALISIS PENGARUH VARIABILITAS SPASIAL TANAH TERHADAP RESPONS SEISMIK DI KECAMATAN RATU AGUNG, KOTA BENGKULU
Main Article Content
Abstract
Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, merupakan wilayah perkotaan yang memiliki tingkat
kepadatan penduduk yang tinggi serta keberadaan fasilitas strategis yang memerlukan penilaian respons
seismik berdasarkan kondisi tanah setempat. Tanah di Kecamatan Ratu Agung umumnya didominasi oleh
kelas situs C dan D. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam untuk mengidentifikasi distribusi
parameter kegempaan secara spasial. Penelitian ini bertujuan menyusun peta distribusi Peak Ground
Acceleration (PGA), faktor amplifikasi (AF), serta nilai percepatan spektral (SA) pada periode 0,2 s dan 1
s di Kecamatan Ratu Agung. Penelitian ini menggunakan 112 data sekunder untuk membangun model
perlapisan tanah. Pendekatan nonlinier 1D (non-linear one-dimensional site response analysis) digunakan
untuk menganalisis respons tanah menggunakan rekaman gelombang gempa Bengkulu-Mentawai 2007
(Mw 8,6) sebagai input gerakan pada batuan dasar. Parameter PGA, faktor amplifikasi, dan SA yang
diperoleh kemudian dipetakan menggunakan metode interpolasi kriging untuk menghasilkan peta
mikrozonasi. Nilai PGA permukaan yang didapat berdasarkan hasil analisis berkisar antara 0,18-0,32g
dengan faktor amplifikasi 1,2-2,1. Nilai SA periode 0,2 s berada pada rentang 0,44-0,78g, sedangkan SA
periode 1 s berkisar 0,20-0,31g. Variasi nilai yang didapat mencerminkan heterogenitas karakteristik
dinamik tanah yang berpengaruh terhadap perbedaan tingkat respons struktur terhadap beban gempa. Peta
mikrozonasi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pertimbangan teknis dalam perencanaan
bangunan dan upaya mitigasi risiko gempa di wilayah penelitian.