Lokalitas Budaya Bali yang Berkelanjutan pada Redesain Interior Hotel Jimbarwana
Main Article Content
Abstract
Abstrak— Bali merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Terutama setelah pandemi COVID-19, Bali mengalami peningkatan kunjungan wisatawan, sehingga membutuhkan fasilitas akomodasi yang memadai untuk memfasilitasi pariwisata. Salah satunya adalah hotel. Hotel Jimbarwana Bali merupakan salah satu dari berbagai industri perhotelan yang ada di Bali. Hotel Jimbarwana Bali mengalami penurunan minat pengunjung pasca-COVID-19 karena kondisi interior yang tidak terawat dan kurangnya identitas lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain ulang interior hotel dengan pendekatan desain berkelanjutan dan lokalitas budaya Bali untuk meningkatkan estetika, fungsionalitas, dan brand-ing. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pengguna hotel dan data sekunder diperoleh dari jurnal dan penelitian sebelumnya. Penelitian ini mengintegrasikan desain dengan material ramah lingkungan berupa kayu daur ulang, bambu, dan rotan. Optimalisasi pencahayaan alami juga dipadukan dengan elemen budaya Bali berupa ornamen dan kain Bali. Hasil desain menunjukkan visualisasi penguatan identitas lokal Bali pada Hotel Jimbarwana dengan penerapan efisiensi energi ruang. Pendekatan berkelanjutan dan budaya menghadirkan solusi untuk merevitalisasi hotel sekaligus melestarikan lingkungan dan budaya.