Optimalisasi Taman Flora Bratang sebagai Third Place Edukatif: Analisis Peran Pemerintah dalam Pembangunan Ruang Terbuka Hijau

Isi Artikel Utama

Alifatun Aunia Aprilian

Abstrak

Penelitian bertujuan menganalisis peran pemerintah dalam mengoptimalkan Taman Flora Bratang Surabaya sebagai Third Place edukatif berbasis Ruang Terbuka Hijau (RTH). Konsep Third Place Ray Oldenburg menjadi landasan teori untuk memahami peran Taman Flora sebagai ruang sosial informal yang mendukung pendidikan luar sekolah dan interaksi sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi kepada pengelola, petugas, serta pengunjung taman. Analisis data dilakukan untuk mengidentifikasi pola partisipasi, persepsi pengunjung, dan hambatan dalam pengembangan fungsi edukatif taman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Flora telah dilengkapi fasilitas edukatif seperti Taman Baca dan Broadband Learning Center (BLC). Namun pemanfaatan Taman Flora masih belum optimal karena ketiadaan masterplan, minimnya program edukatif yang terstruktur, serta kurangnya kolaborasi antarinstansi dan komunitas. Penelitian ini merekomendasikan Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengembangkan kebijakan sesuai kebutuhan masyarakat. Hasil temuan diharapkan menjadi model pengembangan taman edukatif di kota-kota lain di Indonesia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Alifatun Aunia Aprilian, & Windiani. (2025). Optimalisasi Taman Flora Bratang sebagai Third Place Edukatif: Analisis Peran Pemerintah dalam Pembangunan Ruang Terbuka Hijau. Indonesian Journal of Development Studies, 5(1), 53–61. https://doi.org/10.12962/j29649714.v5i1.8836
Bagian
Articles
Biografi Penulis

Alifatun Aunia Aprilian, ITS

Departemen Studi Pembangunan, Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia

Windiani, ITS

Departemen Studi Pembangunan, Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia