Risk-Based Maritime Safety Management, Operational Efficiency, and Financial Performance
Main Article Content
Abstract
Abstrak ¾ Operasi terminal kontainer mengandung berbagai risiko operasional yang dapat mempengaruhi efisiensi operasional dan kinerja keuangan. Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh Manajemen Keselamatan Maritim Berbasis Risiko (Risk-Based Maritime Safety Management/RBMSM) terhadap Efisiensi Operasional dan Kinerja Keuangan di Terminal Kontainer Semarang, serta peran mediasi Efisiensi Operasional. Manajemen Keselamatan Maritim Berbasis Risiko (RBMSM) dikembangkan berdasarkan integrasi Kode Manajemen Keselamatan Internasional (International Safety Management Code/ISM) dan Kerangka Kerja Manajemen Risiko ISO 31000. Pendekatan penjelasan kuantitatif digunakan dengan menggunakan data yang dikumpulkan dari 150 karyawan operasional melalui pengambilan sampel. Data dianalisis menggunakan Pemodelan Persamaan Struktural Kuadrat Terkecil Parsial (Partial Least Squares Structural Equation Modeling/PLS-SEM). Hasil menunjukkan bahwa Manajemen Keselamatan Maritim Berbasis Risiko (RBMSM) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Efisiensi Operasional (β = 0,587; p < 0,001) dan Kinerja Keuangan (β = 0,312; p < 0,001). Efisiensi Operasional juga secara signifikan mempengaruhi Kinerja Keuangan (β = 0,521; p < 0,001) dan hubungan memediasi antara Manajemen Keselamatan Maritim Berbasis Risiko (RBSMM) dan Kinerja Keuangan (β = 0,306; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi manajemen keselamatan maritim berbasis risiko yang efektif berkontribusi pada pengurangan gangguan operasional dan peningkatan kinerja keuangan. Studi ini menyimpulkan bahwa RBMSM adalah kemampuan strategi organisasi yang mendukung keunggulan operasional dan kelangsungan keuangan.
.
Kata kunci - Manajemen Keselamatan Maritim Berbasis Risiko; Efisiensi Operasional; Kinerja Keuangan; Wadah Terminal
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.