Pemodelan Simulasi Bobot Risiko Rantai Pasok Material Struktur dengan Metode Monte Carlo pada Konstruksi Sektor Gedung

Main Article Content

Lisherly Reginancy Debataraja
Marsedes Purba
Amrizal
Gallio Budianto
Naga Raya Sinaga

Abstract

Keterlambatan material merupakan permasalahan yang vital dalam penyelesaian pekerjaan konstruksi, hal ini erat kaitannya dengan pemahaman aliran pasok material. Sehingga dibutuhkan simulasi untuk memprediksi waktu keterlambatan material dari sisi internal (supply, controll, processdemand) dan eksternal (disaster factor) serta  menganalisis sensitivitas risiko rantai pasok. Penelitian ini dimulai dengan studi literatur untuk mendapatkan daftar risiko, lalu pengumpulan data dengan metode kuisioner kepada 50 responden yang ahli dalam pengadaan material konstruksi. Selanjutnya dilakukan analisis risiko menggunakan Monte Carlo dengan perangkat lunak crystal balls. Dari analisis tersebut didapatkan prediksi waktu keterlambatan material selama 2,25–5,70 hari untuk waktu minimum dan 15,19–32,98 hari untuk waktu maksimum. Tiga risiko keterlambatan paling dominan terdapat pada material beton pracetak (41,60%), baja (34,90%), dan besi (33,40%). Risiko tersebut adalah keterlambatan pembayaran kontraktor utama ke sub kontraktor, waktu tunggu yang lama karena pengiriman secara bertahap, dan kendala pada proses pabrik hingga keterbatasan material pada supplier.

Article Details

How to Cite
Debataraja, L. R., Purba, M., Amrizal, Budianto, G., & Sinaga, N. R. (2025). Pemodelan Simulasi Bobot Risiko Rantai Pasok Material Struktur dengan Metode Monte Carlo pada Konstruksi Sektor Gedung. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 23(2), 101–112. Retrieved from https://journal.its.ac.id/index.php/jats/article/view/6465
Section
Articles