Tinjauan Teknis dan Ekonomi Penggunaan Aspal Beton dan Hot Rolled Sheet Sebagai Bahan Pelapisan Ulang Permukaan Jalan ( Kasus Ruas Widang – Gresik Sta 7+150 s/d Sta 10+200 )

Main Article Content

Djoko Sulistiono
Amalia Firdaus Mawardi
Yuyun Tajunnisa

Abstract


Salah satu kegiatan peningkatan jalan adalah pelapisan ulang permukaan jalan ( overlay ). Sebagai bahan overlay dapat digunakan aspal beton ( AC ) atau Hot Rolled Sheet ( HRS ). Direktorat Jenderal Bina Marga dengan keterbatasan anggaran selalu mencari yang terbaik dari sisi teknis dan ekonomi diantara AC dan HRS. Permasalahannya, penggunaan AC dan HRS sebagai bahan overlay bagaimana sisi teknis dan ekonomis ? Metode pemeriksaan bahan dan mixed design yang digunakan dalam penelitian ini mengikuti standart Bina Marga. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahan pembentuk AC dan HRS telah memenuhi syarat, kemudian setelah dilakukan mix design, proporsi aspal untuk HRS = 7,8 % lebih besar dari aspal untuk AC = 6,1 %. Proporsi agregat kasar HRS lebih kecil dari AC, tetapi proporsi agregat halusnya lebih lebih besar. Tinjauan dari segi teknis, HRS lebih tahan terhadap kelelehan, pengaruh cuaca, lebih fleksibel dan lebih mudah dikerjakan daripada AC, tetapi dari segi ketahanan terhadap deformasi permanen kurang baik dibanding AC, karena stabilitas HRS lebih rendah. Tinjauan dari segi ekonomis, ternyata biaya  HRS lebih murah 14,01 % dibandingkan dengan biaya AC. Hal ini karena penggunaan HRS lebih tipis dari AC, walaupun harga HRS per m3 lebih mahal dari harga AC per m3.


Article Details

How to Cite
Sulistiono, D. ., Mawardi, A. F. ., & Tajunnisa, Y. . (2025). Tinjauan Teknis dan Ekonomi Penggunaan Aspal Beton dan Hot Rolled Sheet Sebagai Bahan Pelapisan Ulang Permukaan Jalan ( Kasus Ruas Widang – Gresik Sta 7+150 s/d Sta 10+200 ) . Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 7(1), 1–5. Retrieved from https://journal.its.ac.id/index.php/jats/article/view/6815
Section
Articles