Pengaruh Soil Water Characteristic Curve (SWCC) Pada Pemodelan Tanggul Yang Menggunakan Material Campuran Lumpur Sidoarjo (LuSi) Dan Tanah Lempung

Main Article Content

Indra Rahma Hardiana
Ria Asih Aryani Soemitro
Indarto
Trihanyndio Rendy Satrya

Abstract

BNPB (2016) menyatakan lebih dari 10 kali tanggul penahan lumpur Sidoarjo mengalami keruntuhan. PPLS (2018) telah melakukan penelitian pemanfaatan LuSi untuk tanggul uji. Berdasarkan pengamatan tahun 2019 terdapat retakan pada tanggul ditengarai akibat perubahan karakteristik tanah saat terjadi perubahan musim. Penelitian ini bersifat pemodelan menggunakan data sekunder penelitian terdahulu. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor keamanan konfigurasi geometri tanggul pada variasi muka air tanah dan endapan lumpur dengan pengaruh nilai suction pada SWCC dari data penelitian terdahulu. Hasil pemodelan pada muka air tanah (M.A.T) 0 m rentang angka keamanan 1,7-3,4 dan muka air tanah (M.A.T) -30 m rentang antara 2,4 - 4,6. Pemodelan pengaruh endapan lumpur yaitu saat endapan lumpur rendah (1 m) rentang angka keamanan yaitu 1,8-3,5, untuk endapan lumpur tinggi (3 m) rentang  2,5-7,0. Besar pemampatan segera (Immediate Settlement) semakin tinggi timbunan rentang pemampatan 0,08876 m -0,10107 m dan semakin besar kemiringan tanggul rentang 0,08876 m - 0,02166 m.

Article Details

How to Cite
Hardiana, I. R., Soemitro, R. A. A., Indarto, & Satrya, T. R. (2025). Pengaruh Soil Water Characteristic Curve (SWCC) Pada Pemodelan Tanggul Yang Menggunakan Material Campuran Lumpur Sidoarjo (LuSi) Dan Tanah Lempung. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 19(2), 141–150. Retrieved from https://journal.its.ac.id/index.php/jats/article/view/7189
Section
Articles