FABAKO: Program Pemanfaatan Limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai Paving Jalan untuk Meningkatkan UMKM Masyarakat Paiton

Penulis

  • Yuyun Tajunnisa Departemen Teknik Infrastruktur Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Arwinda Aribah Cahyani Departemen Teknik Infrastruktur Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Hazen Masrafat Departemen Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Ifarrel Rachmanda Hariyanto Departemen Teknik Infrastruktur Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Yosi Noviari Wibowo Departemen Teknik Infrastruktur Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Muhamad Rifki Alfayet Departemen Teknik Infrastruktur Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Vonny Nur Halisah Departemen Teknik Infrastruktur Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111

Kata Kunci:

Fly Ash, Bottom Ash, Paving, Paiton, Pendampingan, Ramah lingkungan

Abstrak

Desa Sumberrejo menghadapi dua permasalahan utama yakni, akses jalan yang buruk dan dampak limbah dari PLTU Paiton. Akses jalan yang tidak layak memerlukan renovasi, sementara limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dari PLTU menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan. PLTU Paiton menghasilkan 75% fly ash dan 25% bottom ash dari pembakaran 250 ton batu bara per jam, yang berdampak pada kerusakan hasil panen serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Meskipun demikian, uji karakteristik FABA menunjukkan bahwa limbah ini termasuk dalam kategori Limbah Non B3 Terdaftar dan aman digunakan sebagai pengganti semen dalam pembuatan paving block. Penggunaan FABA dalam paving block dapat meningkatkan kekuatan, mengurangi konsumsi air, dan berdampak positif bagi lingkungan. Rencana optimalisasi pemanfaatan FABA mencakup sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat Desa Sumberrejo untuk mengolah limbah menjadi paving block. Inisiatif ini dapat memberikan pengetahuan untuk mengatasi masalah akses jalan, meminimalisasi dampak FABA, dan meningkatkan perekonomian desa. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami karakteristik FABA, terutama terkait konduktivitas panas sinar matahari. Dengan upaya ini, Badan Usaha Milik Desa Sumberrejo (BUMDes) dapat memanfaatkan limbah PLTU secara berkelanjutan, meningkatkan produktivitas, dan menjaga lingkungan serta kesehatan masyarakat.

Unduhan

Diterbitkan

2024-11-03

Cara Mengutip

Tajunnisa, Y., Cahyani, A. A. ., Masrafat, H., Hariyanto, I. R., Wibowo, Y. N. ., Alfayet, M. R. ., & Halisah, V. N. . (2024). FABAKO: Program Pemanfaatan Limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai Paving Jalan untuk Meningkatkan UMKM Masyarakat Paiton. Sewagati, 8(5), 2205–2217. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/sewagati/article/view/2186

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama