Pendekatan Social Enterprise Dalam Pemberdayaan Perempuan Pasca-Pandemi di Kampung Batik Okra Surabaya

Isi Artikel Utama

windiani windiani
Revita Maharani

Abstrak

Pasca pandemi COVID-19, perempuan di Kampung Batik Okra Surabaya menghadapi tantangan dalam memulihkan kondisi ekonomi mereka. Kampung ini dikenal dengan batik tulis bermotif khas tanaman okra yang menjadi identitas budaya lokal dan mendapat antusiasme tinggi, terutama dari generasi muda. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana penerapan model social enterprise dapat menjadi solusi pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus melestarikan warisan budaya tersebut. Metode yang digunakan berupa analisis dokumen dan literatur terkait tanpa pengumpulan data primer. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi dalam koperasi, didukung pelatihan keterampilan dan pemanfaatan teknologi digital, memperluas akses pasar dan memperkuat jaringan sosial antar pelaku usaha. Pendampingan pemerintah menjadi faktor kunci keberhasilan, sementara keterlibatan generasi muda membantu regenerasi seni batik. Studi ini memberikan wawasan penting mengenai peran social enterprise dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan dan pembangunan komunitas berkelanjutan di masa pasca-pandemi.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
windiani, windiani, & Maharani, R. (2026). Pendekatan Social Enterprise Dalam Pemberdayaan Perempuan Pasca-Pandemi di Kampung Batik Okra Surabaya . Indonesian Journal of Development Studies, 6(1), 15–22. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/ijds/article/view/10270
Bagian
Articles