Vol 1 No 2 (2019)
JPJI Vol. 1 No. 2 (2019) memuat 3 artikel penelitian original bertopik analisis permukaan tanah dan pertumbuhan tanaman menggunakan citra Landsat 8, Sentinel-1A, dan metode termal. Artikel pertama (257, hlm. 39–44) menganalisis Land Surface Emissivity menggunakan data NDVI Landsat 8 dan pengaruhnya terhadap suhu permukaan lahan oleh Nurgiantoro dari Prodi Geografi Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, dan Armayanti Aris dari Pascasarjana Perencanaan Wilayah Universitas Halu Oleo — menjadikan UHO Kendari sebagai salah satu institusi asal JPJI paling awal. Artikel kedua (258, hlm. 45–51) menganalisis pengaruh tutupan lahan terhadap distribusi suhu permukaan sebagai kajian Urban Heat Island (UHI) oleh Handis Muzaky dari Teknik Geomatika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya — menandai kontribusi ITS yang terus berlanjut hingga volume-volume terbaru JPJI. Artikel ketiga (259, hlm. 52–59) mengidentifikasi fase pertumbuhan tanaman jagung menggunakan citra SAR Sentinel-1A oleh Baiq Arasya Wulandari dari Teknik Geomatika ITS Surabaya — menunjukkan penggunaan data radar (SAR) untuk aplikasi pertanian sejak volume kedua JPJI. Secara keseluruhan, 4 author dari 2 institusi — ITS Surabaya (2 author) dan Universitas Halu Oleo Kendari (2 author) — menghasilkan volume dengan dua karakteristik menarik: dominasi ITS yang menjadi pola konsisten sepanjang sejarah JPJI, serta hadirnya UHO Kendari dari Sulawesi Tenggara yang menunjukkan jangkauan geografis JPJI sudah mencakup Indonesia Timur sejak volume pertama; data Sentinel-1A SAR yang digunakan pada artikel jagung merepresentasikan adopsi teknologi radar mutakhir untuk pertanian yang kemudian jarang muncul di volume-volume JPJI berikutnya hingga era terkini.
Vol 1 No 1 (2019)
JPJI Vol. 1 No. 1 (Februari 2019) merupakan terbitan premier jurnal ini yang memuat 5 artikel penelitian original dengan dua karakteristik paling mencolok: dominasi kolaboratorium internasional dan metodologi penginderaan jauh yang canggih untuk masanya. Artikel pertama (251, hlm. 13–23) tentang Multi-sensor Multi-temporal Relative Radiometric Normalization (RRN) menggunakan metode Weighted Regression oleh Lino Garda Denaro, Muhammad Aldila Syariz, Salwa Nabilah, Dewinta Heriza, dan Chao-Hung Lin — seluruhnya dari Department of Geomatics, National Cheng Kung University (NCKU), Tainan, Taiwan. Artikel kedua (253, hlm. 8–12) estimasi konsentrasi klorofil-a menggunakan Refined Neural Network di perairan tertentu oleh Muhammad Aldila Syariz, Lino Garda Denaro, Salwa Nabilah, Dewinta Heriza, dan Lalu Muhamad Jaelani — juga dari NCKU Taiwan, menjadikan jurnal ini sebagai media publikasi internasional sejak hari pertama. Artikel ketiga (252, hlm. 1–7) analisis spasial distribusi Sea Surface Salinity (SSS) menggunakan Landsat 8-OLI oleh Nurgiantoro dan Hamdhana dari Prodi Geografi Universitas Halu Oleo, Kendari — satu-satunya artikel domestik murni di volume ini. Artikel keempat (254, hlm. 24–31) pengaruh perubahan tutupan lahan terhadap emisi Gas Rumah Kaca (GRK) di wilayah cepat tumbuh Kota Semarang oleh Dimas Danar Dewa dan Anang Wahyu Sejati dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro. Artikel kelima (255, hlm. 32–38) aplikasi citra WorldView-2 untuk pemetaan batimetri di Pulau Kemujan, Taman Nasional Karimunjawa, oleh Waskito Rahman dan Pramaditya Wicaksono dari Sekolah Vokasi dan Departemen Sains Informasi Geografi, UGM Yogyakarta — menunjukkan применование citra komersial resolusi tinggi untuk kartografi kelautan. Secara keseluruhan, 11 author dari 5 institusi — NCKU Taiwan (dominan melalui 2 artikel), UHO Kendari, Undip Semarang, dan UGM Yogyakarta — menghasilkan volume pembuka yang menunjukkan JPJI lahir sebagai platform kolaboratif NCKU-Indonesia sejak edisi pertama.