Perhitungan Matematika Pada Peluang Inbreeding Dalam Populasi Ternak Generasi Pertama

Authors

  • Widya Pintaka Bayu Putra Pusat Penelitian Bioeknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
  • Muhammad Firmansyah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Indonesia

Keywords:

Generasi Pertama, Manajemen Perkawinan, Populasi Ternak, Peluang Inbreeding, Formula Matematika

Abstract

Level inbreeding yang tinggi pada ternak dapat menyebabkan dampak ekonomi yang besar karena dapat menurunkan produktivitas ternak antara lain berat badan, berat karkas, produksi susu dan kinerja reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun formula matematika secara trial and error method untuk menghitung peluang terjadinya inbreeding pada populasi ternak generasi pertama (F1). Penelitian ini dilakukan dengan dua skenario sistem perkawinan yaitu kawin alam (KA) dan inseminasi buatan (IB). Asumsi yang digunakan adalah nilai service per conception (S/C) sebesar 1,00, jumlah betina (N D ) dan straw (N Str ) pada sistem IB sama, generasi pertama pada sistem KA dan IB terjadi secara acak (random) dan setiap induk memiliki satu anak ( progeny ). Parameter yang diamati yaitu peluang inbreeding pada generasi pertama (P I ), jumlah kombinasi perkawinan pada tetua (N MP ), jumlah kombinasi perkawinan pada generasi pertama (N MG ), jumlah kombinasi perkawinan inbreeding pada sistem KA (N MI ) dan IB (N MK ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula matematika yang telah diperoleh dapat digunakan untuk menghitung nilai Pi pada kedua sistem perkawinan dan telah teruji melalui simulasi data.

References

W. Hardjosubroto,Aplikasi Pemuliabiakan Ternak di Lapangan. Jakarta: Gramedia Widiasarana, 1994

E. J. Warwick, J.M, Astuti dan W. Hardjosubroto, W,Pemuliaan Ternak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1990.

Pollet,Penggunaan Metode Statistika Untuk Ilmu Hayati. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1994.

Anonimus,“Laporan Tahunan BPPIBT-SP Ciamis, Jawa Barat”. Bandung: Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, 2015

W. P. B. Putra, S Said dan A. Sudiro,“Pengaruh jumlah pejantan dan induk serta nilai heritabilitas terhadap nilai kemajuan genetik pada sapi Sumba Ongole: Studi simulasi data”, Prosiding Seminar Nasional Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia (PERIPI) 2017. Bogor, 3 Oktober 2017. pp. 600-608.

Y. Duma dan T. Mobius, “Potensi respon seleksi sifat pertumbuhan sapi Brahman Cross di ladang ternak Bila River Ranch, Sulawesi Selatan”, Prosiding Seminar Nasional Sapi Potong. Palu, 24 November 2008.pp. 216- 224.

W. P. B. Putra, Sumadi, T. Hartatik dan H. Saumar, “Potensi respon seleksi sifat pertumbuhan sapi Aceh”,JITV, vol. 19, pp.248-256, 2014

Downloads

Published

2020-12-15

How to Cite

Widya Pintaka Bayu Putra, & Muhammad Firmansyah. (2020). Perhitungan Matematika Pada Peluang Inbreeding Dalam Populasi Ternak Generasi Pertama. Limits: Journal of Mathematics and Its Applications, 17(2), 111–121. Retrieved from https://journal.its.ac.id/index.php/limits/article/view/5472