Penerapan Sistem Irigasi Terintegrasi Sumur Bor, Pembangkit Listrik Tenaga Surya, dan Internet of Things untuk Mengatasi Keterbatasan Air pada Kelompok Tani Balleangin, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Implementation of an Integrated Borehole Well, Solar Power Plant, and Internet of Things Irrigation System to Address Water Scarcity for the Balleangin Farmers Group, Pangkajene and Islands Regency
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), memiliki sekitar 394 ha sawah (data 2019). Mitra pro- gram adalah Kelompok Tani Balleangin yang beranggotakan 16 petani dan mengelola sekitar 35 ha lahan; luas sawah yang dilayani oleh sistem diperkirakan sekitar 5 ha. Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat melalui Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) pada Maret–September 2025 menerapkan satu sistem irigasi terintegrasi yang terdiri dari sumur bor, pompa tenaga surya 1,2 HP, dua panel 550 Wp, serta Internet of Things (IoT) berbasis ESP32 dengan konektivitas 4G. Jalur pompa bersi- fat direct-coupled tanpa baterai; baterai 12 V 100 Ah digunakan untuk beban pendukung. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dihadiri oleh 37 orang, termasuk 16 anggota kelompok tani sebagai penerima manfaat langsung. Kendali pompa jarak jauh berfungsi dan pompa dioperasikan 6–12 jam per hari; volume air tidak diukur karena sensor debit tidak terpasang. Uji praktik menunjukkan bahwa 16 anggota mampu mengoperasikan sistem secara mandiri. Berdasarkan laporan agregat mitra, hasil panen pada sawah seluas sekitar 5 ha tersebut tercatat meningkat dari sekitar 4.500 menjadi 5.200 kg/ha (≈16%) setelah penerapan sistem ini. Nilai ini bersifat indikatif karena pengamatan hanya dilakukan dalam satu musim, tanpa lahan pembanding dan tanpa pengendalian faktor agronomi. Efisiensi air, penghematan biaya, dan perluasan kapasitas produksi dilaporkan secara kualitatif. Keberlanju- tan didukung melalui serah terima aset, pelatihan perawatan, dan pendampingan; mekanisme iuran pemeliharaan formal masih perlu ditetapkan oleh kelompok.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
1. BPS Sulawesi Selatan, Luas Panen Padi Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan; 2025. https://sulsel.bps.go. id/id/statistics-table/2/MTY4MiMy/luas-panen-padi-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-sulawesi-selatan.html, diakses 17 Maret 2025.
2. Kamaruddin AJ, Badaruddin, Alwany H. Pengaruh Karakteristik Petani, Kebijakan Pertanian dan Kemampuan Kelom- pok Tani Terhadap Produktivitas Pertanian di Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep. Cendekia Akademika Indonesia 2023;2(1):41–55.
3. Kumar SS, Bibin C, Akash K, Aravindan K, Kishore M, Magesh G. Solar-powered water pumping systems for irrigation: a comprehensive review on developments and prospects towards a green energy approach. Materials Today: Proceedings 2020;33:303–307.
4. Yuhendri M, Aswardi A, Hambali H. Implementasi Pompa Air Otomatis Tenaga Surya untuk Rumah Ibadah. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) 2020;3(2):166–177.
5. Iqtimal Z, Sara ID, Syahrizal S. Aplikasi Sistem Tenaga Surya Sebagai Sumber Listrik untuk Pompa Air. Jurnal Komputer, Informasi, Teknologi, dan Elektro 2018;3(1):45–52.
6. Gunawan NS, Kumara IS, Irawati R. Unjuk Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 26,4 kWp pada Sistem Smart Microgrid UNUD. Jurnal Spektrum 2019;6(3):1–9.
7. Karamov DN, Ilyushin PV, Suslov KV. Electrification of rural remote areas using renewable energy sources: literature review. Energies 2022;15(16):5881.
8. Kim WS, Lee WS, Kim YJ. A review of the applications of the Internet of Things (IoT) for agricultural automation. Journal of Biosystems Engineering 2020;45(4):385–400.
9. Santoso G, Hani S, Rusianto T, Wahid RM, Sidik K, Wijaya DA. Penerapan Teknologi Irigasi Berbasis Tenaga Surya untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Dusun Putat, Kapanewon Patuk, Gunungkidul. Jurnal Hilirisasi IPTEKS 2024;7(3):359–370.
10. Carrijo DR, Lundy ME, Linquist BA. Rice yields and water use under alternate wetting and drying irrigation: A meta- analysis. Field Crops Research 2017;203:173–180.
11. Dwiputra F, Saputri FR. Analysis of Renewable Energy Potential in South Sulawesi, Indonesia. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan 2024;8(2):1157–1165.
12. Putra S, Rangkuti C. Perencanaan pembangkit listrik tenaga surya mandiri untuk rumah tinggal. In: Prosiding Seminar Nasional Cendekiawan 2016 Jakarta: Universitas Trisakti; 2016. p. 23.1–23.7.
13. Taslim I, Imran AM, Sakka. Hydrogeological Characteristics of Karst Maros: Case Study - Saleh Cave. In: Proceedings of the 3rd International Conference of Computer, Environment, Agriculture, Social Science, Health Science, Engineering and Technology (ICEST); 2018. p. 207–211.