Kebijakan Finansial dan Iklan

Kebijakan Finansial dan Iklan

Sumber Pendanaan


1. Tujuan

Jurnal ini berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan keuangan jangka panjang melalui pengelolaan sumber daya yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

Kebijakan ini menjelaskan sumber-sumber pendapatan jurnal serta menegaskan bahwa seluruh aktivitas keuangan dilaksanakan dengan menjaga independensi editorial, menjunjung tinggi integritas akademik, dan mematuhi standar institusional serta regulasi yang berlaku.

2. Prinsip Tata Kelola Keuangan

Jurnal beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip berikut:

  • Independensi Editorial: Pertimbangan keuangan tidak memengaruhi keputusan editorial, hasil peer review, maupun jadwal publikasi.
  • Transparansi: Seluruh sumber pendapatan diungkapkan secara jelas pada situs web jurnal.
  • Akuntabilitas: Pengelolaan keuangan mematuhi peraturan institusional dan pemerintah yang berlaku.
  • Integritas: Aktivitas perolehan pendapatan selaras dengan standar etika penerbitan ilmiah yang diakui secara internasional.
3. Dukungan Institusional

Jurnal ini menerima dukungan operasional dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk mendukung kegiatan editorial dan penerbitan. Pendanaan institusional dapat mencakup:

  • Pengelolaan editorial dan administrasi;
  • Hosting dan pemeliharaan platform jurnal;
  • Layanan produksi, termasuk penyuntingan bahasa (copyediting), tata letak, dan proofreading;
  • Pengembangan teknis dan inisiatif peningkatan mutu.

Dukungan institusional tidak memengaruhi evaluasi editorial, proses peer review, maupun keputusan publikasi.

4. Pendanaan Pemerintah atau Publik

Jurnal dapat menerima bantuan keuangan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia atau program pendanaan publik lainnya yang ditujukan untuk mendukung penerbitan ilmiah dan pengembangan mutu jurnal.

Pendanaan tersebut:

  • Dikelola sesuai dengan peraturan dan persyaratan pelaporan yang berlaku;
  • Didokumentasikan secara transparan serta berada di bawah pengawasan institusional;
  • Tidak memengaruhi independensi keputusan editorial maupun proses peer review.
5. Biaya Pemrosesan Artikel (APC)

Untuk mendukung keberlanjutan operasional dan menjaga standar publikasi yang tinggi, jurnal menerapkan Biaya Pemrosesan Artikel (Article Processing Charge/APC) bagi naskah yang telah diterima.

Jurnal mematuhi prinsip-prinsip berikut terkait APC:

  • Besaran APC dan prosedur pembayaran dinyatakan secara jelas pada situs web jurnal;
  • Tidak terdapat biaya tersembunyi atau biaya tambahan pada setiap tahapan proses publikasi;
  • Pembayaran diminta hanya setelah naskah secara resmi dinyatakan diterima;
  • Pembayaran APC tidak memengaruhi keputusan editorial maupun hasil peer review.

Apabila berlaku, kebijakan pembebasan atau potongan biaya dijelaskan secara transparan dan diterapkan secara konsisten.

6. Pemisahan Proses Editorial dan Keuangan

Proses editorial sepenuhnya terpisah dari administrasi keuangan.

Dalam keadaan apa pun, sumber pendapatan—termasuk pembayaran APC—tidak boleh memengaruhi:

  • Evaluasi peer review;
  • Keputusan penerimaan atau penolakan naskah;
  • Pemilihan penelaah atau editor;
  • Penjadwalan publikasi.

Keputusan editorial didasarkan semata-mata pada mutu akademik, ketelitian metodologis, serta relevansi terhadap ruang lingkup jurnal.

7. Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

Jurnal memelihara dokumentasi yang transparan terkait sumber pendapatan dan praktik pengelolaan keuangan.

  • Kategori utama pendanaan diungkapkan secara publik;
  • Pengelolaan keuangan mengikuti prosedur tata kelola institusional yang berlaku;
  • Sponsorship atau pendanaan eksternal, apabila ada, diakui secara tepat.

Jurnal tidak melakukan praktik monetisasi yang menyesatkan, penggunaan metrik yang direkayasa, maupun klaim yang menyesatkan terkait pengindeksan, faktor dampak (impact factor), atau indikator kinerja lainnya.

8. Tinjauan Kebijakan

Kebijakan Sumber Pendapatan ini ditinjau secara berkala untuk memastikan keselarasan berkelanjutan dengan:

  • Persyaratan tata kelola institusional;
  • Kerangka regulasi nasional;
  • Praktik terbaik internasional dalam penerbitan ilmiah.

Setiap perubahan terhadap kebijakan ini akan dikomunikasikan melalui situs web resmi jurnal secara transparan.

Kebijakan Periklanan


(Selaras dengan Pedoman Committee on Publication Ethics – COPE)

1. Pendahuluan

Jurnal berkomitmen untuk menerapkan praktik periklanan yang etis, transparan, dan profesional dalam penerbitan ilmiah.

Kebijakan ini menetapkan prinsip dan prosedur yang mengatur materi iklan dalam jurnal guna memastikan bahwa seluruh konten promosi sejalan dengan misi jurnal, menjaga kepercayaan pembaca, serta melindungi integritas dan independensi proses editorial.

2. Prinsip Utama
  • Independensi Editorial Iklan tidak boleh memengaruhi keputusan editorial, hasil penelaahan sejawat, maupun kualitas dan objektivitas artikel yang diterbitkan.
  • Non-Endorsement (Tanpa Dukungan Resmi) Penerimaan suatu iklan tidak berarti bahwa jurnal atau Institut Teknologi Sepuluh Nopember memberikan dukungan, persetujuan, atau rekomendasi terhadap produk, layanan, atau organisasi yang diiklankan.
  • Kepatuhan Etis dan Hukum Seluruh materi iklan wajib mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku serta standar etika penerbitan ilmiah yang diakui.
3. Proses Persetujuan Iklan

Seluruh materi iklan yang diusulkan akan ditinjau dan disetujui oleh dewan editorial sebelum dipublikasikan.

Jurnal berhak untuk:

  • Menolak iklan yang menyesatkan, tidak akurat, atau tidak sesuai dengan ruang lingkup dan standar etika jurnal;
  • Meminta revisi guna memastikan kepatuhan terhadap kebijakan ini;
  • Menolak iklan yang berpotensi merusak kredibilitas atau reputasi jurnal.

Keputusan persetujuan mempertimbangkan:

  • Relevansi dengan fokus tematik jurnal;
  • Akurasi dan keterverifikasian klaim;
  • Dampak potensial terhadap integritas akademik jurnal.
4. Persyaratan Konten dan Pengungkapan

Seluruh iklan wajib:

  • Dapat dibedakan secara jelas dari konten editorial, baik dari segi desain visual maupun penempatannya;
  • Menyajikan klaim yang akurat, dapat diverifikasi, dan didukung oleh bukti yang kredibel;
  • Tidak mengandung pernyataan yang menyesatkan, manipulatif, atau tidak berdasar;
  • Memastikan bahwa testimoni dan dukungan yang ditampilkan bersifat autentik dan berdasarkan pengalaman nyata;
  • Mematuhi standar regulasi dan etika yang relevan, khususnya untuk produk medis, farmasi, atau terkait kesehatan;
  • Bebas dari konten diskriminatif, ofensif, atau tidak pantas.

Iklan tidak boleh menyalahrepresentasikan status pengindeksan, metrik dampak, maupun afiliasi tertentu.

5. Penempatan dan Penyajian

Iklan ditempatkan sedemikian rupa untuk menghindari kesan adanya dukungan editorial.

Jurnal menentukan penempatan, format, dan ukuran iklan untuk memastikan bahwa iklan:

  • Tidak mengganggu akses terhadap konten ilmiah;
  • Tidak mengurangi keterbacaan;
  • Tidak mengganggu pengalaman pengguna maupun privasi data.

Selain penempatan dalam jurnal, jurnal juga dapat mempublikasikan materi promosi—seperti Call for Papers—melalui situs web resmi dan platform komunitas akademik yang relevan guna menjangkau audiens sasaran secara efektif.

6. Transparansi dan Konflik Kepentingan

Setiap hubungan finansial, sponsor, atau potensi konflik kepentingan yang melibatkan pengiklan, jurnal, editor, atau penulis harus diungkapkan secara transparan.

Pengungkapan tersebut disampaikan secara jelas kepada pembaca guna menjaga kepercayaan dan akuntabilitas.

Perjanjian periklanan tidak memengaruhi evaluasi editorial maupun keputusan publikasi.

7. Mekanisme Pengaduan dan Peninjauan

Pembaca, penulis, dan pemangku kepentingan dapat menyampaikan pengaduan terkait konten iklan yang diduga melanggar standar etika atau menyesatkan audiens.

Setiap laporan akan ditinjau secara saksama. Apabila diperlukan, tindakan korektif dapat meliputi:

  • Revisi atau penarikan iklan;
  • Klarifikasi publik;
  • Penghentian perjanjian periklanan.
8. Tinjauan Kebijakan

Kebijakan Periklanan ini ditinjau secara berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap rekomendasi Committee on Publication Ethics (COPE), praktik terbaik yang diakui dalam penerbitan ilmiah, serta persyaratan institusional Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Setiap pembaruan atau revisi akan dikomunikasikan secara transparan melalui situs resmi jurnal.

Kebijakan Pemasaran Langsung


1. Pendahuluan

Jurnal berkomitmen untuk melaksanakan seluruh kegiatan pemasaran langsung secara bertanggung jawab, transparan, dan etis.

Kebijakan ini menetapkan standar yang mengatur komunikasi promosi guna memastikan bahwa seluruh aktivitas diseminasi mendukung integritas ilmiah, melindungi privasi penerima, serta menjaga reputasi akademik jurnal.

2. Prinsip Pemasaran yang Bertanggung Jawab

Seluruh komunikasi pemasaran langsung wajib mematuhi prinsip-prinsip berikut:

  • Akurasi dan Transparansi Seluruh informasi dalam materi promosi, termasuk Call for Papers, status pengindeksan, jangka waktu publikasi, dan biaya publikasi (jika berlaku), harus akurat, dapat diverifikasi, dan diperbarui secara berkala. Jurnal tidak membuat klaim yang menyesatkan terkait faktor dampak, basis data pengindeksan, jaminan penerimaan, maupun kecepatan publikasi.
  • Relevansi Komunikasi promosi hanya ditujukan kepada individu yang keahlian akademiknya selaras dengan tujuan dan ruang lingkup jurnal.
  • Profesionalisme Jurnal tidak melakukan praktik permintaan naskah yang agresif, berulang secara berlebihan, atau menyesatkan. Seluruh komunikasi dilakukan secara sopan, profesional, dan dengan frekuensi yang wajar.
3. Komunikasi Email dan Promosi

Kegiatan pemasaran langsung dapat mencakup:

  • Call for Papers;
  • Pengumuman edisi khusus;
  • Undangan menjadi anggota dewan editorial;
  • Undangan menjadi penelaah;
  • Pengumuman edisi yang baru diterbitkan.

Seluruh komunikasi:

  • Secara jelas mengidentifikasi jurnal dan mencantumkan informasi kontak resmi;
  • Tidak menjamin penerimaan naskah;
  • Tidak memberikan tekanan yang tidak semestinya untuk melakukan pengiriman naskah;
  • Memberikan kesempatan kepada penerima untuk menolak atau berhenti berlangganan komunikasi di masa mendatang.

Jurnal tidak membeli daftar alamat email maupun menggunakan alamat email hasil pengumpulan tidak sah untuk distribusi massal tanpa persetujuan.

4. Independensi Editorial

Kegiatan pemasaran langsung sepenuhnya dipisahkan dari proses pengambilan keputusan editorial.

Penerimaan atau penolakan naskah didasarkan semata-mata pada:

  • Hasil penelaahan sejawat;
  • Mutu akademik;
  • Kepatuhan terhadap etika;
  • Relevansi dengan ruang lingkup jurnal.

Pertimbangan pemasaran tidak memengaruhi hasil keputusan editorial.

5. Perlindungan Data dan Privasi

Informasi pribadi yang diperoleh melalui pengajuan naskah, pendaftaran, atau komunikasi hanya digunakan untuk tujuan editorial dan akademik yang sah.

Jurnal:

  • Tidak menjual atau membagikan data pribadi untuk tujuan komersial;
  • Melindungi informasi pribadi sesuai dengan peraturan perlindungan data yang berlaku;
  • Menjaga kerahasiaan dalam seluruh komunikasi.
6. Pemantauan dan Pengaduan

Penerima komunikasi dapat melaporkan kekhawatiran terkait komunikasi pemasaran yang menyesatkan atau tidak pantas.

Seluruh pengaduan akan ditinjau secara saksama, dan tindakan korektif dapat meliputi:

  • Klarifikasi informasi;
  • Perbaikan praktik komunikasi;
  • Evaluasi internal terhadap prosedur pemasaran.
7. Tinjauan Kebijakan

Kebijakan Pemasaran Langsung ini ditinjau secara berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap standar etika penerbitan yang diakui serta persyaratan tata kelola institusional.

Setiap pembaruan kebijakan akan dikomunikasikan melalui situs resmi jurnal.