Strategi Pengembangan dan Pemberdayaan UMKM dalam Meningkatkan Potensi Ekonomi di Desa Cidahu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta
Isi Artikel Utama
Abstrak
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun belum berhenti menghadapi berbagai kendala, terutama dalam aspek legalitas dan kualitas produk. UMKM di Desa Cidahu, Kabupaten Purwakarta, mengalami hambatan dalam perizinan usaha, yang menghambat akses mereka terhadap bantuan pemerintah dan perluasan pasar. Adapun kurangnya pemahaman terkait desain kemasan yang menarik dan sesuai standar pasar membuat produk UMKM kurang kompetitif. Pengembangan dan pemberdayaan UMKM menjadi salah satu solusi yang ditempuh melalui berbagai kegiatan, seperti pendampingan dalam pengurusan perizinan usaha, upgrading kemasan produk, serta sosialisasi yang menghadirkan narasumber ahli di bidangnya. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya legalitas usaha dan inovasi dalam pengemasan sebagai strategi peningkatan daya saing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya perizinan serta kemasan yang lebih menarik dan fungsional. Beberapa UMKM mulai mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) dan memperbaiki tampilan kemasan produk mereka agar lebih sesuai dengan kebutuhan pasar. Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada penguatan UMKM lokal, sehingga mereka lebih siap bersaing di pasar yang lebih luas. Keberlanjutan program pendampingan dan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
1. Tuti R, Dwijayanti PF. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pemahaman UMKM dalam Menyusun Laporan Keuangan berdasarkan SAK ETAP. Jurnal Akuntansi Kontemporer (JAKO) 2016;.
2. Syahrenny N, Widiarma I, Fitria A. Penyusunan Sistem Akuntansi Persediaan Dan Teknik Perencanaan Strategi Bisnis Untuk Umkm. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) 2022;6(5):3798–3808.
3. Rahayu S, Muhairah NA, Nazipawati. Pemanfaatan Digital Marketing Bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah Pada Masa Pandemi COVID-19. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) 2021;5(5):2217–2230.
4. Mukoffi A, As’adi A. Karakteristik wirausaha, modal usaha dan kecanggihan teknologi terhadap kinerja UMKM di masa pandemi Covid-19. Jurnal Paradigma Ekonomika 2021;16(2):235–246.
5. Achmad B, N E. Pengembangan Strategi Pemasaran Melalui Digitalisasi Pada Era New Normal Di Kelurahan Kebon Baru Kota Cirebon. Sawala: Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat 2021;2(1):56–61.
6. Kotler P, Keller KL. Marketing Management. 15th ed. Pearson Education; 2022.
7. Suharto E. Pembangunan, pemberdayaan, dan kesejahteraan sosial: dalam perspektif pembangunan sosial. Bandung: Refika Aditama; 2019.
8. Idayu R, Husni M, Suhandi S. Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa di Desa Nembol Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang Banten. Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo 2021;7(1):73.
9. Fatahilah A, Nugraha AR, Herdiansyah E, Restiean F, Odang O. Strategi Pengembangan Produk Kerupuk Jempol Sebagai Potensi Peningkatan UMKM di Rw 06 Kelurahan Manggahang. vol. 1; 2021. p. 7–15.
10. mulyadi M, Yuningsih AE, Fadillah MF, Jaka Paksilodra EL, Nurfalah, Febriyanti R. Pemberdayaan UMKM Serbuk Herbal Lokal Melalui Inovasi Kemasan dan Digital Marketing di Kabupaten Sukabumi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2024;5(4):4148–4157.
11. Sudrajat. Pemberdayaan UMKM dalam Mewujudkan Tujuan Pembangunan Milenium (Penanggulangan Kemiskinan). Jurnal UPBJJ-UT Denpasar 2018;53(9):1689–1699.