Membangun Ketahanan Berbasis Komunitas dalam Mengurangi Risiko Bencana Tanah Longsor di Desa Tangkil Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor

Penulis

  • Muhammad Hamzah Fansuri Program Studi Teknik Sipil, Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia
  • Nina Purwanti Program Studi Teknik Sipil, Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia
  • Anasya Arsita Laksmi Program Studi Teknik Sipil, Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia
  • Sabrina Harahap Program Studi Teknik Sipil, Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia
  • Surya Dewi Puspitasari Program Studi Teknik Sipil, Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia
  • Pungky Dharma Saputra Program Studi Teknik Sipil, Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia
  • Okri Asfino Putra Program Studi Teknik Sipil, Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia
  • Suprayogi Program Studi Teknik Sipil, Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia
  • Yanto Program Studi Teknik Sipil, Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia
  • Baskoro Dian Pratama Program Studi Teknik Sipil, Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia

Kata Kunci:

Pengurangan risiko bencana, Longsor, Berbasis komunitas, Bencana alam, Kapasitas Masyarakat

Abstrak

Bencana longsor dengan intensitas besar dapat mengakibatkan kerusakan bangunan dan infrastruktur lainnya, sehingga menyebabkan hilangnya korban jiwa. Bencana longsor sejauh ini belum bisa diprediksi secara tepat atau dihindari. Akan tetapi dapat diminimalkan risiko kerugiannya salah satunya dengan peningkatan kapasitas berbasis komunitas. Kabupaten Bogor merupakan salah satu daerah rawan longsor melihat zona gerakan kerentanan tanahnya kategori menengah sampai tinggi. Kerentanan masyarakat terhadap bencana dipicu oleh pemahaman risiko yang terbatas sehingga mengakibatkan kurangnya kesiapsiagaan. Kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat dapat diwujudkan melalui kegiatan pengurangan risiko bencana berbasis komunitas dengan memberikan pendidikan dan pelatihan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan kajian terhadap kapasitas masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana longsor berbasis komunitas di Desa Tangkil, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Metode yang dipakai adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan didukung pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil implikasi pelatihan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan dalam pengurangan risiko bencana longsor berbasis komunitas sebesar 48%. Strategi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sebagai upaya pengurangan risiko adalah menggiatkan gerakan pengurangan risiko bencana dibanding menghadapi risiko secara langsung. Upaya tersebut bisa berjalan efektif karena dilakukan dengan konsep desain yang jelas dan adanya partisipasi yang aktif dari masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.

Unduhan

Diterbitkan

2023-10-27

Cara Mengutip

Fansuri, M. H. ., Purwanti, N. ., Laksmi, A. A. ., Harahap, S. ., Puspitasari, S. D. ., Saputra, P. D. ., … Pratama, B. D. . (2023). Membangun Ketahanan Berbasis Komunitas dalam Mengurangi Risiko Bencana Tanah Longsor di Desa Tangkil Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor. Sewagati, 7(6), 1006–1015. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/sewagati/article/view/773

Terbitan

Bagian

Articles