Pengembangan Bisnis Digital Terpadu untuk UMKM dengan Eco-Friendly Product sebagai Akselerasi Green Economy

Penulis

  • Mahendrawathi ER Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Nur Aida Febrianti Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Bariqi Raihan Daffa Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Shinta Amalia Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Ghifary Muhammad Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Ika Nurkasanah Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Erma Suryani Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Mudjahidin Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Arif Wibisono Departemen Sistem Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111

Kata Kunci:

UMKM, Eco-Friendly, Pemasaran Digital, Design thinking, Media Sosial

Abstrak

Kemajuan teknologi digital memberikan dampak terhadap perkembangan bisnis UMKM. Saat ini semakin banyak UMKM yang peduli dengan keberlanjtan dengan menekankan pada produk-produk mereka yang ramah lingkungan (eco-friendly products). UMKM tersebut menjadi salah satu solusi untuk mendorong akselerasi green economy. Penggunaan produk ramah lingkungan dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan iklim, sementara bisnis digital dapat membantu mempercepat pertumbuhan UMKM dengan memperluas jangkauan pasar. Permasalahan yang muncul sekarang yakni masih sedikitnya UMKM eco-friendly yang memanfaatkan teknologi dengan optimal dalam proses promosi produknya. Salah satu UMKM tersebut adalah Shantika Fashion yang memiliki produk fashion eco-print. Atas permasalahan tersebut, perlu diimplementasikannya konsep pemasaran melalui media sosial dan penjualan pada e-commerce untuk meningkatkan brand awareness, mendapatkan umpan balik, serta membangun hubungan dan memudahkan interaksi dengan pelanggan. Hal ini dilakukan dengan metode design thinking yang berfokus pada pengembangan pemasaran berdasarkan kondisi nyata yang terjadi pada Shantika Fashion. Pada penerapannya, Shantika Fashion mengalami peningkatan pengikut media sosial hingga 250% dan menjangkau lebih dari 16.000 akun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kemudahan untuk Shantika Fashion dalam menyampaikan produk dan kegiatan yang diikuti ke masyarakat yang lebih luas melalui media sosial.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-05

Cara Mengutip

ER, M., Febrianti, N. A. ., Daffa, B. R. ., Amalia, S., Muhammad, G. ., Nurkasanah, I., … Wibisono, A. (2023). Pengembangan Bisnis Digital Terpadu untuk UMKM dengan Eco-Friendly Product sebagai Akselerasi Green Economy. Sewagati, 8(1), 1164–1172. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/sewagati/article/view/804

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama