Perbedaan Perlakuan Pembuatan Tepung Biji Durian Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang

Isi Artikel Utama

Indah Rahayu Dwi Ningsih
Risqi Firdaus Setiawan
Sutrisno Adi Prayitno

Abstrak

Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari beberapa
perlakuan dalam pembuatan tepung biji durian. Kegiatan dilakukan dengan
menggunakan metode eksperimen secara langsung diKecamatanWonosalam,Kabupaten
Jombang, dengan membandingkan dua perlakuan utama, yaitu pengupasan biji
sebelum perebusan dan perebusan biji sebelum pengupasan. Hasil dari pengabdian
menunjukkan bahwa (1) pengupasan terlebih dahulu memudahkan dalam menyortir
biji durian yang layak diolah, namun membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan waktu
lebih lama karena biji mengandung lendir dalam jumlah banyak; (2) perebusan terlebih
dahulu mempercepat proses karena dapat mengurangi lendir pada biji durian,
tetapi kelemahannya adalah sulit membedakan antara biji yang berisi dan biji kosong
sejak awal. Keberlanjutan kegiatan diarahkan pada pendampingan masyarakat untuk
mengembangkan teknologi pengolahan yang lebih efisien serta diversifikasi produk
berbasis tepung biji durian, sehingga dapat mendukung konsep zero waste dan
meningkatkan nilai ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Rahayu Dwi Ningsih, I., Risqi Firdaus Setiawan, & Sutrisno Adi Prayitno. (2025). Perbedaan Perlakuan Pembuatan Tepung Biji Durian Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Sewagati, 9(5), 1241–1250. https://doi.org/10.12962/j26139960.v9i5.8204
Bagian
Articles

Referensi

1. Jamaludin M, Humam AN, Maranata A, Safitri AR, Ningrum EK, Pangestu IG, et al. Pelatihan Pemanfaatan Limbah Biji

Durian Menjadi Susu Biji Durian (Subidur) di Desa Tewang Tampang. Media Abdimas 2023;2(2):1–7. https://doi.org/10.

37817/10.37817/mediaabdimas.v3i2.

2. Faizah M, Ghozali A. Identifikasi Karakteristik Morfologi Vegetatif Dan Generatif, Serta Hubungan Kekerabatan Durian

(Durio zibethinus Murray) Khas Jombang di Kecematan Wonosalam. Agrosaintifika 2021;3(2):202–208.

3. Romadloni MWR, Sukma SAI, Purbowo, KhasanU. Pemetaan ImageKonsumen Terhadap Buah Durian Bido diKecamatan

Wonosalam Kabupaten Jombang. Sigmagri 2024;4(2):116–132. https://doi.org/10.32764/sigmagri.v4i2.1219.

4. Khaidarmansyah, Amnah. Optimalisasi Pengolahan Limbah Biji Durian Menjadi Keripik Biduan Sehat. JPMTB

2024;3(1):16–22. https://doi.org/10.36448/jpmtb.v3i1.81.

5. Ismawati S, Legsono SO. Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Cangkang Telur Pada Produk Choux Pastry. Doctoral

dissertation, Politeknik NSC Surabaya; 2020.

6. Tutik T, Aulia TL, Anggraini SA. Analisis Kadar Vitamin C dan E pada Tepung Limbah Biji Durian dengan Perbedaan

Proses Pengeringan. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 2025;11(1):254–262. https://doi.org/10.35311/jmpi.v11i1.803.

7. Sugeng NW, Mayasari I, Ratnanigtyas H. Butter Cookies Subtitusi Tepung Biji Durian: Modernisasi dan Inovasi Kuliner

Khas Kota Serang Sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Durian. Jurnal Pengolahan Pangan 2021;6(1):20–27.

8. Sari DY, Fitriyanti R, Nurlela,Wahyudi A. Pemanfaatan Limbah Biji Durian (Durio Zibethinus Murr) Sebagai Bahan Baku

Pembuatan Plastik Biodegradable. Jurnal Redoks 2021;6(2):157–165.

9. Sitorus TF, Simarmata KM, ZeinMA, Santika I, Silitonga M, Dachi SW. Pemanfaatan Limbah Biji Durian Menjadi Tepung

Dalam Menciptakan Peluang Usaha Untuk Ibu PKK. MATONA 2025;2:53–58.

10. Aziz A. Sistem Pengelolaan Dan Pendapatan Petani Pada Penerapan Agroforestry Berbasis Durian (Durio Zibethinus) Di

Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu. Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin; 2021.

11. Marbun ED, Sinaga LA, Simanjuntak ER, Siregar D, Afriyani J. Penerapan Metode Weighted Aggregated Sum Product

Assessment Dalam Menentukan Tepung Terbaik Untuk Memproduksi Bihun. Jurnal Riset Komputer (JURIKOM)

2018;5(1):24–28.