Integrasi Penilaian Skor Risiko Stroke dan Konseling untuk Pencegahan Stroke yang Efektif
Isi Artikel Utama
Abstrak
Stroke merupakan gangguan fungsi otak dengan manifestasi klinis beragam yang terjadi secara mendadak akibat gangguan sirkulasi darah otak. Di Indonesia, stroke masih menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan dengan prevalensi yang terus meningkat. Upaya promotif dan preventif menjadi prioritas untuk mengurangi angka kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat stroke. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan intervensi promotif berupa konseling dan edukasi mengenai stroke serta intervensi preventif berupa skrining faktor risiko stroke pada komunitas lanjut usia. Skrining dilakukan terhadap delapan faktor risiko stroke, meliputi tekanan darah, irama jantung, status merokok, kadar kolesterol, diabetes melitus, aktivitas fisik, indeks massa tubuh, serta riwayat keluarga stroke. Kegiatan diikuti oleh 40 orang lanjut usia, terdiri dari 20 pria (50%) dan 20 wanita (50%). Berdasarkan skor risiko stroke total, sebanyak 20 orang (36,4%) memiliki risiko stroke tinggi, 29 orang (52,9%) memiliki risiko stroke sedang, dan 6 orang (10,9%) memiliki risiko stroke rendah. Total peserta dengan risiko sedang hingga tinggi mencapai 89,1%. Kelompok dengan risiko sedang hingga tinggi memerlukan tindak lanjut dan terapi faktor risiko untuk mencegah kejadian stroke di masa depan. Kartu risiko stroke dalam kegiatan ini diharapkan dapat digunakan lebih luas di berbagai fasilitas kesehatan dan komunitas sebagai alat skrining dan edukasi.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Riset Kesehatan Dasar: Laporan Nasional 2008. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI; 2008.
2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Riskesdas 2018 Nasional. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (LPB); 2019.
3. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018. Semarang: Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah; 2019.
4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Rencana Aksi Kegiatan 2020 - 2024 (Revisi I). Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit; 2020.
5. Alharbi AS, Alhayan MS, Alnami SK, Traad RS, Aldawsari MA, Alharbi SA, et al. Epidemiology and Risk Factors of Stroke. Archives of Pharmacy Practice 2019;10(4):60–66.
6. Boehme AK, Esenwa C, Elkind MSV. Stroke Risk Factors, Genetics, and Prevention. Circulation Research 2017;120(3):472–495.
7. Parmar P, Krishnamurthi R, Ikram MA, Anderson CS, Feigin VL. The Stroke Riskometer™ App: validation of a data collection tool and stroke risk predictor. International Journal of Stroke 2015;10(2):231–244.
8. Feigin VL, Krishnamurthi R, Parmar P, Norrving B, Mensah GA. Mobile technology for primary stroke prevention: a global perspective. Stroke 2019;50(1):e3–e5.
9. Medvedev ON, Broadhurst K, Feigin VL, et al. Cross-cultural validation of the Stroke Riskometer™ for measuring stroke risk. Journal of Stroke and Cerebrovascular Diseases 2021;30(3):105531.
10. Auckland University of Technology, Stroke Riskometer™; 2021. https://www.strokeriskometer.com/. National Institute for Stroke and Applied Neurosciences (NISAN).
11. World Stroke Organization, Stroke Riskometer™ resource and global stroke statistics; 2023. https://www.world-stroke.org/.
12. Krishnamurthi R, Feigin VL, RIBURST Investigators, RIBURST Global Initiative: Using mobile-based tools for stroke risk and prevention research; 2022. https://clinicaltrials.gov/ct2/show/NCT05206411. ClinicalTrials.gov, Identifier: NCT05206411.
13. Norrving B, et al. Global burden of stroke: challenges and opportunities. The Lancet Neurology 2020;19(5):439–458.
14. World Stroke Organization, Global Stroke Fact Sheet 2022; 2022. https://www.world-stroke.org/assets/downloads/WSO_Global_Stroke_Fact_Sheet.pdf.
15. Ikram MA, Feigin VL, Norrving B. Limitations of current stroke prediction models and future research directions. Stroke 2020;51(7):221–228.