Pemberdayaan Kader PKK melalui Pelatihan Skrining Kolesterol Berbasis POCT untuk Mendukung Posyandu Lansia di Desa Banjar Anyar, Tabanan, Bali Empowering PKK Cadres through Point-of-Care-Testing Cholesterol Screening Training to Strengthen Geriatric Health in Banjar Anyar Village,Tabanan Bali

Isi Artikel Utama

Gusti Ayu Made Ratih
Ida Bagus Made Putra Mahendra
Putu Ayu Suryaningsih
Luh Ade Wilan Krisna

Abstrak

Penyakit tidak menular (PTM), termasuk penyakit kardiovaskular, memerlukan deteksi dini faktor risiko dan edukasi pada kelompok lanjut usia. Di Desa Banjar Anyar, Tabanan, skrining kolesterol total belum menjadi bagian dari pelayanan rutin Posyandu Lansia karena keterbatasan sarana dan keterampilan kader. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan 30 kader PKK tentang PTM serta memberikan pelatihan skrining kolesterol menggunakan point-of-care testing (POCT). Kegiatan meliputi edukasi interaktif, demonstrasi dan praktik POCT, pendampingan skrining pada 50 lansia, serta penyerahan 13 set alat POCT. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 65,33 ± 5,71 pada pretest menjadi 96,33 ± 7,18 pada posttest. Karena distribusi selisih skor tidak normal (Shapiro–Wilk W = 0,794; p < 0,001), perbedaan dianalisis dengan uji Wilcoxon signed-rank dan menunjukkan hasil signifikan (p < 0,001). Rerata N-Gain individual sebesar 0,908 termasuk kategori tinggi. Skrining menemukan 21 lansia (42%) dalam kategori normal/diinginkan, 18 (36%) kategori batas tinggi, dan 11 (22%) kategori tinggi. Program ini mendukung peningkatan pengetahuan kader dan ketersediaan sarana skrining, sementara kompetensi mandiri dan keberlanjutan pelayanan masih perlu dievaluasi.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Ratih, G. A. M., Mahendra, I. B. M. P., Suryaningsih, P. A., & Krisna, L. A. W. (2026). Pemberdayaan Kader PKK melalui Pelatihan Skrining Kolesterol Berbasis POCT untuk Mendukung Posyandu Lansia di Desa Banjar Anyar, Tabanan, Bali: Empowering PKK Cadres through Point-of-Care-Testing Cholesterol Screening Training to Strengthen Geriatric Health in Banjar Anyar Village,Tabanan Bali. Sewagati, 10(5), 1093–1102. https://doi.org/10.12962/j26139960.v10i5.11014
Bagian
Articles

Referensi

1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 71 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2015.

2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Pedoman Manajemen Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2019.

3. World Health Organization. Noncommunicable Diseases Progress Monitor 2022. Geneva: World Health Organization; 2022.

4. World Health Organization. The Global Prevalence of Anaemia in 2011. Geneva: World Health Organization; 2015.

5. Direktorat Pengendalian Pencegahan Penyakit Tidak Menular. Buku Pedoman Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2019.

6. Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Profil Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2022. Denpasar: Dinas Kesehatan Provinsi Bali; 2023.

7. Kamila L, Salim M. Hubungan Kadar Kolesterol Total dan Hipertensi dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner di RSUD dr. Soedarso Pontianak. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa 2018;1(2):99–103.

8. Wardani T, Laila S, Candra A. Hubungan Faktor Risiko Hiperlipidemia dan Merokok terhadap Penyakit Jantung Koroner di Rumah Sakit Meuraxa. Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan 2020;2(1):74–81.

9. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Mengenal Penyakit Hipertensi. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2014.

10. Utama F, Rahmiati A, Alamsari H, Lihwana MA. Gambaran Penyakit Tidak Menular di Universitas Sriwijaya. Jurnal Kesehatan 2018;11(2):102–110.

11. Pemerintah Kabupaten Tabanan. Statistik Kecamatan Kediri. Tabanan: Pemerintah Kabupaten Tabanan Kecamatan Kediri; 2025.

12. Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan. Profil Kesehatan Kabupaten Tabanan Tahun 2023. Tabanan: Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan; 2024.

13. Sekarini R. Gambaran Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Di Kelurahan Umban Sari Kecamatan Rumbai Pekanbaru Menggunakan Pendekatan Stepwise WHO. Jurnal Health Sains 2022;1(8):1087–1097.

14. Rahmayanti E, Hargono A. Implementasi Surveilans Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Berbasis POSBINDU Berdasarkan Atribut Surveilans. Jurnal Berkala Epidemiologi 2017;5(3):276–285.

15. Chandra BR, Darwis RS, Humaedi S. Peran Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Pekerjaan Sosial 2022;4(2):107–123.

16. Sulistiyowati MAET. Pendidikan Kesehatan tentang Hipertensi dan Perawatannya pada Anggota PKK RT 01 RW 06 Pedurungan Tengah Semarang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia 2021;2(2):170–175.

17. Simanjuntak P, Ningsih TR, Mulyono B. Perbandingan Hasil Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Menggunakan Metode POCT Dengan Alat Hematology Analyzer. Yogyakarta; 2016.

18. Hake RR. Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics 1998;66(1):64–74.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama