Analisis Parameter Kualitas Air di Kawasan Universitas Pertahanan Republik Indonesia
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kualitas air harus memenuhi standar air bersih untuk menunjang sanitasi dan
kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk
manganalisis beberapa parameter kualitas air di kawasan kampus Sentul Universitas
Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI). Terdapat 13 sampel air yang diambil
dari beberapa sumber mata air dan keluaran pipa distribusi air. Masing-masing
sampel diuji terhadap 5 (lima) parameter berdasarkan standar baku Permenkes No. 2
Tahun 2023, yaitu pH, Salinitas, Total Dissolved Solid (TDS), Electric Conductivity
(EC), dan Suhu. Hasil penenelitian menunjukkan rata-rata nilai TDS ialah 144 ppm,
sedangkan nilai EC berkisar antara 178 mS/cm – 357 mS/cm. Kadar salinitas untuk
seluruh lokasi menunjukkan rata-rata 0,01% dengan rentang pH 5,97-–7 dan ratarata
suhu 30,39°C. Secara umum, hasil menunjukkan 9 sampel air yang memenuhi
standar baku mutu untuk keperluan sanitasi, sedangkan 4 sampel lainnya tidak
memenuhi karena memiliki pH dibawah baku mutu yang digunakan. Pengabdian
kepada masyarakat ini diharapkan dapat menjadi salah satu dasar dalam penentuan
langkah peningkatan kualitas air bersih di area Universitas Pertahanan RI.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017
Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan Dan Persyaratan Kesehatan Air Untuk Keperluan Higiene Sanitasi,
Kolam Renang, Solus Per Aqua dan Pemandian Umum. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2017.
2. Rosalam S. Membrane Technology for Water and Wastewater Treatment in Rural Regions. IGI Global; 2020.
3. Aquarina L, Alkalinitas : Analisa dan Permasalahannya Untuk Air Industri; 2008. Universitas Sumatera Utara.
4. Fetter CW. Applied Hydrogeology. 4th ed. Prentice-Hall Inc; 2001.
5. Johnson DH. The Comparison of Usage and Availability Measurements for Evaluating Resource Preference. Ecology
1980;61(1):65–71.
6. Jonsson J, Svanberg K, Nyholm L, Thornell G. Towards Chip-Based Salinity Measurements for Small Submersibles and
Biologgers. International Journal of Oceanography 2013;2013:1–11.
7. McLusky DS. Ecology of Estuaries. Heinemann educational books; 1974.
8. Muhammad SH, Total Dissolved Salts (TDS); 2019.
9. Hussein SH, Khalaf BH. Water Quality Assessment and Total Dissolved Solids Prediction for Tigris River Using Artificial
Neural Network Model. Journal of Engineering 2019;25(6):94–105.
10. Yirdaw M, Alamirew B. Drinking water quality assessment and its effects on residents health in Wondo genet campus,
Ethiopia. Environmental Systems Research 2016;5(1):1–7.
11. Effendi H. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Yogyakarta: Kanisius; 2003.
12. Khairunnas, Gusman M. Analisis Pengaruh Parameter Konduktivitas, Resistivitas dan TDS Terhadap Salinitas Air Tanah
Dangkal pada Kondisi Air Laut Pasang dan Air Laut Surut di Daerah PesisirPantai Kota Padang. Jurnal Bina Tambang
2018;3(4):1751–1760.
13. Purnomo NA,Wahyudi, Suntoyo. Studi Pengaruh Air Laut Terhadap Air Tanah DiWilayah Pesisir Surabaya Timur. Jurnal
Tek POMITS 2013;1(1):1–6.
14. Fadhilah I, Afdal, Asrining Indah. Kajian Hubungan Konduktivitas Listrik Dengan Konsentrasi Padatan Terlarut Pada Air
Permukaan. Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) 2016;2(1).
15. Siddique A, Haseeb MS, Shabbir A. Effects of Temperature on Total Dissolved Solid and pH in Water. Journal of Water
Resources and Ocean Science 2020;9(2):16–19.