Pemanfaatan Gulma Eceng Gondok Menjadi Superabsorbent Polymer (SAP) di Area Kampus ITS dan Sekitarnya

Penulis

  • Amaliya Rasyida Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Sigit Tri Wicaksono Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Hosta Ardhyananta Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Mas Irfan Purbawanto Hidayat Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Budi Agung Kurniawan Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Rindang Fajarin Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111

Kata Kunci:

Eceng Gondok, Limbah, Pengeringan Microwave, Polimer Superabsorben, Sosialisasi Manfaat

Abstrak

Program pengabdian masyarakat ini terdiri dari kegiatan penelitian yang bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan eceng gondok (Eichhornia crassipes) yang diambil dari lingkungan sekitar kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai bahan potensial untuk aplikasi polimer superabsorben. Pengeringan eceng gondok dilakukan menggunakan oven microwave dengan daya 100 hingga 450 W selama satu jam, diikuti perlakuan kimia menggunakan kalium hidroksida (KOH) dan sonikasi untuk meningkatkan interaksi permukaan. Hasil menunjukkan perubahan signifikan antara berat awal dan akhir eceng gondok, yang mengindikasikan potensi kapasitas penyerapan air yang tinggi, menggarisbawahi efisiensi eceng gondok bisa digunakan sebagai bahan baku polimer superabsorben untuk aplikasi di bidang pertanian dan pengelolaan limbah. Selain aspek teknis, kegiatan sosialisasi diadakan untuk warga di Jl. Keputih, Sukolilo, Surabaya, untuk memberikan pemahaman tentang konsep material polimer dan manfaat eceng gondok dalam konteks keberlanjutan. Diskusi yang berlangsung menunjukkan antusiasme peserta yang aktif bertanya mengenai penerapan nyata serta solusi terhadap permasalahan lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya menyoroti potensi eceng gondok sebagai bahan berkelanjutan, tetapi juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengembangan produk ini dan harapannya dapat dimanfaatkan untuk pengolahan bahan baku polimer superabsorben.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-26

Cara Mengutip

Rasyida, A., Wicaksono, S. T., Ardhyananta, H., Hidayat, M. I. P., Kurniawan, B. A., & Fajarin, R. (2025). Pemanfaatan Gulma Eceng Gondok Menjadi Superabsorbent Polymer (SAP) di Area Kampus ITS dan Sekitarnya. Sewagati, 9(3), 784–793. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/sewagati/article/view/2628

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>