Pembuatan Paving Block, Batako, dan Kusen dari Material Padat Akibat Erupsi Gunung Semeru Sebagai Bahan Baku Pembangunan Rumah Masyarakat Terdampak

Penulis

  • Vania Mitha Pratiwi Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Keputih, Surabaya, 60111
  • Tri Vicca Kusumadewi Departemen Teknik Mesin, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Hariyati Purwaningsih Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Keputih, Surabaya, 60111
  • Wahyuniarsih Sutrisno Departemen Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Budi Agung Kurniawan Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Keputih, Surabaya, 60111
  • Widyastuti Widyastuti Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Keputih, Surabaya, 60111
  • Rindang Fajarin Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Keputih, Surabaya, 60111
  • Alvian Toto Wibisono Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Keputih, Surabaya, 60111
  • Lukman Noerochim Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Keputih, Surabaya, 60111

Kata Kunci:

Desa Sumberwuluh, Batako, Paving Block, Pasir Besi, Pemasaran

Abstrak

Material padatan yang keluar ketika erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada akhir tahun 2021 lalu banyak ditemukan di Desa Sumberwuluh, Kec. Candipuro, Kab. Lumajang. Material padat/pasir yang diambil dari lokasi bekas erupsi telah diteliti dan didapat kandungan terbesarnya yaitu Al 7,6 (Al2O3), Si 25 (SiO2), Ca 16,1 (CaO), Fe 43,5 (Fe2O3) (hasil uji XRF pada tanah kasar). Material padat/pasir tersebut digunakan untuk membuat batako dan paving. Komposisi tersebut membuktikan bahwa material padat/pasir yang digunakan sebagai bahan dasar produksi batako, paving block, dan kusen di Desa Sumberwuluh mempunyai kualitas yang bagus dan dapat membuat bahan baku semakin keras dan kuat. Ketersediaan material padat yang bermutu dapat menjadi nilai jual lebih untuk dipasarkan ke luar Desa Sumberwuluh. Didapat hasil uji kuat tekan batako yang menunjukkan bahwa batako memiliki rata-rata tegangan hancur bruto rata-rata sebesar 46,44 Kg/cm2 dan tegangan hancur bruto rata-rata paving block sebesar 129,76 Kg/cm2. Batako dan paving produksi Tim KKN Abmas tergolong sebagai batako dengan mutu A2 dan paving dengan mutu C. Besarnya peluang penghasilan yang bisa didapatkan dari pemasaran melalui media sosial masih kurang dipahami oleh sebagian masyarakat. Maka dari itu, guna memberikan pandangan besarnya kesempatan berbisnis melalui media sosial untuk meningkatkan penghasilan warga, tim Kuliah Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas) telah mengadakan pelatihan Digital Marketing.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-16

Cara Mengutip

Pratiwi, V. M., Kusumadewi, . T. V., Purwaningsih, H., Sutrisno, W., Kurniawan, B. A., Widyastuti, W., … Noerochim, L. (2025). Pembuatan Paving Block, Batako, dan Kusen dari Material Padat Akibat Erupsi Gunung Semeru Sebagai Bahan Baku Pembangunan Rumah Masyarakat Terdampak. Sewagati, 9(3), 563–574. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/sewagati/article/view/676

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama