Model Pelatihan Kelayakan Proyek Untuk UMKM Konstruksi dalam Pengembangan Usaha

Penulis

  • Christiono Utomo Departemen Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Retno Indryani Departemen Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • I Putu Artama Wiguna Departemen Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Tri Joko Wahyu Adi Departemen Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • M. Arif Rohman Departemen Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Farida Rachmawati Departemen Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Cahyono Bintang Nurcahyo Departemen Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Yusronia Eka Putri Departemen Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111

Kata Kunci:

Kelayakan proyek, Konstruksi, Model pelatihan, Pengembangan usaha, UMKM

Abstrak

Proyek adalah alat implementasi strategi perusahaan. Pengembangan proyek menjadi usaha untuk mengkaji, mengevaluasi dan memilih prioritas proyek dalam mewujudkan tujuan strategis perusahaan. Modal merupakan utilitas yang terbatas. Diperlukan pengetahuan dan ketrampilan tentang kelayakan proyek termasuk pengelolaan pasar, pembiayaan, dan investasi. UMKM memiliki kepentingan yang sangat kuat untuk memahami kelayakan proyek tersebut dalam hal ketangguhan usaha dan kemampuan pengembangan usaha. Meskipun mempunyai peran penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, UMKM menghadapi banyak hambatan yang mengakibatkan sulit untuk berkembang dan pada kondisi ekstrim bisa mengalami kegagalan usaha. Sebab munculnya masalah salah satu yang terbesar adalah keterbatasan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengembangkan usaha. UMKM konstruksi dengan karakter padat modal dan padat karya sangat memerlukan peningkatan pemahaman dan kemampuan tersebut. Diharapkan kegiatan dapat berkelanjutan dan menghasilkan rumusan kerjasama pengabdian masyarakat dalam jangka panjang melalui terdesiminasinya keilmuan kelayakan proyek bagi UMKM konstruksi di Surabaya, terutama untuk keilmuan fisibiliti pasar dan fisibiliti keuangan. Keilmuan dan ketrampilan kelayakan proyek dan bisnis yang di berikan dapat membantu usaha memperkuat kemampuan mengembangkan usaha dan keunggulan bersaingnya. Dan dalam jangka panjang mampu menaikkan katagori usahanya dari UMKM ke besar.

Unduhan

Diterbitkan

2023-03-13

Cara Mengutip

Utomo, C., Indryani, R. ., Wiguna, I. P. A. ., Adi, T. J. W. ., Rohman, M. A. ., Rachmawati, F. ., … Putri, Y. E. . (2023). Model Pelatihan Kelayakan Proyek Untuk UMKM Konstruksi dalam Pengembangan Usaha. Sewagati, 7(3), 405–411. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/sewagati/article/view/508

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama