Kebijakan Potensi Silvopastura Tanaman Produktif di Lahan Perhutani Desa Kebontunggul, Gondang, Kabupaten Mojokerto

Penulis

  • Hertiari Idajati Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Ummi Fadlilah Kurniawati Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Siti Nurlela Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Dian Saptarini Departemen Biologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Muchammad Nurif Departemen Studi Pembangunan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Irhamah Departemen Statistika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Yolandita Septadini Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111

Kata Kunci:

Hutan, Mojokerto, Peternakan, Silvopastura, Wanaternak

Abstrak

Program hutan untuk pengentasan kemiskinan diangkat kepermukaan kembali oleh Departemen Kehutanan (Dephut) melalui program wanaternak (silvopasture). Secara umum silvopastura diartikan sebagai kegiatan kombinasi antara kegiatan kehutanan dan peternakan dalam suatu kawasan hutan atau luasan lahan. Salah satu daerah yang memiliki potensi pengembangan lahan hutan dan peternakan adalah Desa Kebontunggul, Kabupaten Mojokerto. Khusus untuk ternak sapi, di Desa Kebontunggul berkembang program bantuan sapi secara bergulir yang telah berlangsung selama 15 tahun sejak tahun 1998. Hal ini tentu merupakan potensi yang sangat besar, namun potensi ini belum dioptimalkan oleh warga karena metode pemeliharaan sapi yang diterapkan masih tradisional. Peternakan sapi yang dilakukan oleh warga Desa Kebontunggul belum mengarah pada aspek bisnis, tetapi baru sebatas budidaya konvensional. Pada akhirnya adanya peternakan sapi tidak dapat memberikan perbaikan ekonomi warga yang signifikan. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini penting dilakukan untuk mengidentikasi peluang pengembangan silvopastura pada lahan Perhutani di Desa Kebontunggul. Diharapkan dengan hasil pengabdian masyarakat ini dapat membantu masyarakat dalam memanfaatkan lahan tidur dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

Unduhan

Diterbitkan

2023-10-27

Cara Mengutip

Idajati, H., Kurniawati, U. F. ., Nurlela, S. ., Saptarini, D. ., Nurif, M. ., Irhamah, & Septadini, Y. . (2023). Kebijakan Potensi Silvopastura Tanaman Produktif di Lahan Perhutani Desa Kebontunggul, Gondang, Kabupaten Mojokerto. Sewagati, 7(6), 917–929. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/sewagati/article/view/630

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama