Peningkatan Kompetensi Konstruksi Dinding Bata Ringan melalui Program Pengabdian Masyarakat di Kota Surabaya untuk Mendukung Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu)

Isi Artikel Utama

Ragil Purnamasari
Naura Firdausi
Akhmad Yusuf Zuhdy
Mohamad Khoiri
Amalia Firdaus Mawardi
Aan Fauzi

Abstrak

Artikel ini membahas kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pemasangan dinding bata ringan yang ditujukan bagi Satuan Tugas (Satgas) Program Padat Karya di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ITS, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kota Surabaya, dan pihak industri. Latar belakang kegiatan adalah adanya kebutuhan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga kerja terampil untuk mendukung Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Metode kegiatan memadukan penyampaian teori di kelas dan praktik langsung di workshop seluas 2×2 m2 per kelompok. Materi mencakup K3, pengenalan bahan dan alat, teknik pemasangan bata ringan, plesteran, acian, hingga instalasi jalur kelistrikan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta, meskipun ditemukan kendala seperti kurangnya familiaritas peserta dengan peralatan modern. Pelatihan ini berhasil menciptakan sinergi antar program pemerintah dan mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk program Rutilahu, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup mereka.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Purnamasari, R., Firdausi, N., Zuhdy, A. Y., Khoiri, M., Mawardi, A. F., & Fauzi, A. (2025). Peningkatan Kompetensi Konstruksi Dinding Bata Ringan melalui Program Pengabdian Masyarakat di Kota Surabaya untuk Mendukung Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Sewagati, 9(6), 1437–1448. https://doi.org/10.12962/j26139960.v9i6.7894
Bagian
Articles

Referensi

1. Pemerintah Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman; 2011. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 7. Jakarta: Sekretariat Negara.

2. Azizah C, Zubaidah S. Analisis Dampak Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Terhadap Lingkungan, Ekonomi dan Sosial Masyarakat di Kabupaten Bireuen. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik (JIMFISIP) 2024;9(1).

3. Fitrayudha A, Ngudiyono N, Hariyadi H, Setiawan A, Yasa IW. Penyuluhan dan Pelatihan Konstruksi Rumah Tahan Gempa kepada Tukang Bangunan di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Rengganis 2023 May;3(1):131–139.

4. Astrid J, Kurniati N, Suwandono A. Program Perumahan Rakyat untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah Melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan yang Tidak Layak Huni. Diponegoro Law Journal 2021;10(4):1018–1031.

5. Hidayat F. Studi Perbandingan Biaya Material Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan dengan Bata Merah. Media Teknik Sipil 2010 January;10(1).

6. Widiatmoko KW, Billahi BA, Mahmud F, Masvika H. Pelatihan dan Pendampingan terhadap Penerapan K3 pada Pekerja Konstruksi Skala Kecil di Kota Semarang. KOLABORATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 July;3(2):43–51.

7. Kamaludin TM, Nirmalawati N, Labombang M, Ghithrif MF, Mubarak R, Rizal S. Pelatihan Keselamatan Konstruksi Bagi Pekerja Bangunan Gedung Di Desa Labuan Panimba Kabupaten Donggala. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Kreativitas) 2024;3(2).

8. Murtinugraha RE. Peningkatan Pemahaman K3 Pekerjaan Konstruksi Bagi Tukang Bangunan di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) 2021;4(1):89–96.

9. Patria ASN, et al. Sosialisasi dan pelatihan konstruksi bangunan pada tanah kritis kepada tukang bangunan di kelurahan Sadeng. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik 2019;2(1).

10. Rori G, Walangitan DRO, Inkiriwang RL. Analisis Perbandingan Biaya Material Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Merah dengan Bata Ringan. Jurnal Sipil Statik 2020;8(2):143–148.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama