Peningkatan Efektivitas Operasional Angkatan Laut Untuk mendukung Pertahanan Laut Natuna Utara Melalui Pendekatan System Thinking
Isi Artikel Utama
Abstrak
Studi ini berfokus pada peningkatan efektivitas operasional Angkatan Laut Indonesia di Laut Natuna Utara melalui pendekatan system thinking sebagai bagian dari implementasi program Minimum Essential Force (MEF). Meskipun Indonesia adalah negara kepulauan terbesar dengan posisi strategis, wilayah Laut Natuna Utara menghadapi potensi ancaman yang memerlukan kekuatan pertahanan maritim yang tangguh. Program MEF, yang bertujuan membangun kekuatan pertahanan yang efektif hingga tahun 2029, menghadapi tantangan, terbukti dari selisih ketercapaian realisasi MEF sebesar 12,35% pada Tahap II (2015-2019), yang mengindikasikan adanya kendala signifikan dalam modernisasi alutsista. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model berbasis system thinking yang tidak hanya mengidentifikasi variabel kekuatan dan ancaman dari sudut pandang TNI Angkatan Laut, tetapi juga memetakan hubungan sebab-akibatnya melalui penyusunan Causal Loop Diagram (CLD). Model CLD ini mengintegrasikan 55 variabel (41 endogen, 14 eksogen) yang mencakup aspek pertahanan, ekonomi, dan politik. Hasil analisis menekankan pentingnya pengelolaan terpadu di luar sekadar penambahan alutsista. Model ini berfungsi sebagai kerangka strategis pendukung keputusan untuk meminimalkan kesenjangan realisasi MEF.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
1. Sugianto A, Agussalim D, Armawi A. Penanganan Keamanan Maritim Perbatasan Wilayah Laut Dan Dampaknya Pada Aspek Pertahanan Keamanan. Jurnal Lemhannas RI 2021;9(2):113–126.
2. Dikarev A, Lukin A. Russia’s approach to South China Sea territorial dispute: it’s only business, nothing personal. The Pacific Review 2022;35(4):617–646.
3. Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2012 tentang Kebijakan Penyelarasan Minimum Essential Force Komponen Utama; 2012. Available: http://www.djpp.depkumham.go.id. Jakarta: Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
4. Karyadie YA. Respons dan Kebijakan Pertahanan Indonesia dalam Menghadapi ARMS Race di Kawasan Asia Tenggara (2014-2023). Diplomacy and Global Security Journal: Jurnal Mahasiswa Magister Hubungan Internasional 2024;1(1).
5. Suryani E, et al. Potensi Pengembangan Pertahanan dan Keamanan Laut Natuna Utara untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi dan Keamanan Melalui Pembuatan Causal Loop Diagram. Sewagati 2024;8(4).
6. Andalus MK, Djuyandi Y. Analisis Implementasi Kebijakan Pengadaan Alutsista RI Dalam Kerangka Kebijakan Minimum Essential Force (MEF) Pada Tahun 2020-2024. Aliansi: Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional 2022;1(3):175–188.
7. Prasetyo TB, Berantas S. Diplomasi Pertahanan Sebagai Bagian Dari Diplomasi Total RI. Jurnal Pertahanan dan Bela Negara 2014;4(2):165–184.
8. Aida AN. Pemenuhan MEF Alutsista dalam Mendukung Kekuatan Pertahanan Indonesia. Politik dan Keamanan Budget Issue Brief 2021;01(5):1–2. Available: https://www.puskajianggaran.dpr.go.id.
9. Sterman J. Instructor’s manual to accompany business dynamics: systems thinking and modeling for a complex world. McGraw-Hill; 2000.
10. Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Buku III Himpunan RKA-KL TA 2021; 2021. Jakarta: Kementerian Pertahanan RI.
11. Sarjito A, Ali Y, Wijaya AF. Efektivitas Kebijakan Minimum Essential Force Komponen Utama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut. Manajemen Pertahanan: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Manajemen Pertahanan 2019;4(2).
12. Nurdiansyah DR. Analisa Strategis Kesiapan Operasional TNI Angkatan Laut dalam Menghadapi Dinamika Lingkungan Maritim. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development 2024;6(6):2579–2589.
13. Rulianto, Fajarwati SD. Analisis Kesiapan Alutsista TNI AD dalam Mendukung Minimum Essential Force. Jurnal Pertahanan & Bela Negara 2015;5(3):35–54.
14. Adestria E, Almubaroq HZ, Risdhianto A. Evaluation of the Minimum Essential Force Program on the Independence of the Indonesian Defense Industry. The Management Journal of Binaniaga 2024;9(02):95–106.