Pengembangan Urban Farming Komunal sebagai Strategi Ketahanan Pangan di Kawasan Metropolitan Surabaya (Lokasi: RW 02 Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, Jawa Timur)
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kawasan perkotaan padat penduduk seperti RW 02 Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, menghadapi keterbatasan ruang terbuka hijau dan tingginya ketergantungan pangan dari luar wilayah. Kondisi tersebut mendorong pengembangan urban farming sebagai upaya penguatan ketahanan pangan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif berupa Focus Group Discussion (FGD), pelatihan budidaya tanaman di lahan terbatas, serta kegiatan edukatif bagi anak-anak melalui program Ruang Inspirasi (RUSA). Urban farming dilakukan dengan memanfaatkan pekarangan dan ruang sempit menggunakan media polybag untuk tanaman pangan. Program ini membuktikan efektivitas pemanfaatan ruang non-produktif, berkontribusi pada pencapaian SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 11 (Sustainable Cities), serta mengatasi dampak negatif urbanisasi.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
1. Danendra AS, Widyastuti R, Prasetyo A. Analisis Tutupan Lahan pada Tata Ruang Kota Surabaya Tahun 2022 dengan Citra Landsat 8. Nandur. 2023;3(4):1–8.
2. Orsini F, Gasperi D, Marchetti L, et al. Exploring the Production Capacity of Rooftop Gardens in Urban Agriculture: The Potential of Cities. Renewable Agriculture and Food Systems. 2020;35(5):1–12. doi:10.1017/S174217051800059X
3. Sanyé-Mengual E, Oliver-Solà J, Montero JI, Rieradevall J. Environmental and Economic Life Cycle Assessment of Rooftop Greenhouse Production in Urban Areas. Journal of Cleaner Production. 2021;294:126282. doi:10.1016/j.jclepro.2021.126282
4. Armansyah A, Soetrisno AL, Zaelany AA, Setiawan B, Saputra D, Haqi M, et al. Urban Farming as an Alternative in Realizing Sustainable City Development in Indonesia. Kawistara: The Journal of Social Sciences and Humanities. 2024;14(1):38–57. doi:10.22146/kawistara.81343
5. Opitz I, Berges R, Piorr A, Krikser T. Contributing to Food Security in Urban Areas: Differences between Urban and Peri-Urban Agriculture. Agriculture and Human Values. 2021;38(2):1–17. doi:10.1007/s10460-015-9610-2
6. Cahya DL. Analysis of Urban Agriculture Sustainability in Metropolitan Jakarta (Case Study: Urban Agriculture in Duri Kosambi). Procedia – Social and Behavioral Sciences. 2016;227:95–100. doi:10.1016/j.sbspro.2016.06.048
7. Kwarteng JA, Dorvlo AS, Armah FA. Determinants of Sustainability of Urban Agriculture Projects in Developing Cities. Land Use Policy. 2022;114:105983. doi:10.1016/j.landusepol.2022.105983
8. Food and Agriculture Organization of the United Nations. The State of Food and Agriculture 1996. (FAO Agriculture Series, No. 29). Rome: FAO; 1996.
9. Fauzi A, Nur A, Agustin H. Urban Agriculture: Urgency, Role, and Best Practice. Working Paper/Manual; 2016.
10. FAO, Rikolto, RUAF. Urban and peri-urban agriculture sourcebook – From production to food systems. Rome: FAO; 2022.
11. Okvat HA, Zautra AJ. Community gardening: A parsimonious path to individual, community, and environmental resilience. American Journal of Community Psychology. 2011;47(3-4):374–387. doi:10.1007/s10464-010-9404-z