Pemanfaatan Teknologi IoT dalam Meningkatkan Produktivitas Tambak Udang: Studi Kasus di Desa Sidobinangun

Isi Artikel Utama

Eka Iskandar
Trihastuti Agustinah
Achmad Jazidie
Ari Santoso
Ali Fatoni
Joko Susila
Imam Arifin
Yurid Eka Nugraha

Abstrak

Desa Sidobinangun di Kabupaten Lamongan merupakan salah satu sentra budidaya udang yang mengalami penurunan produktivitas akibat degradasi kualitas air tambak. Pencemaran limbah organik dari aliran sungai menyebabkan fluktuasi pH dan suhu tinggi, sehingga memicu stres pada udang dan menurunkan hasil panen. Selain itu, sebagian besar petambak masih mengandalkan pemantauan manual tanpa dukungan teknologi yang memadai. Melalui program pengabdian masyarakat, tim merancang dan mengimplementasikan sistem filtrasi air multistage serta sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) yang ditenagai panel surya. Sistem filtrasi tersusun atas kombinasi media kerikil, pasir silika, ijuk, arang aktif, dan zeolit untuk meningkatkan kejernihan serta menurunkan kontaminan kimiawi. Sementara itu, sistem IoT dilengkapi sensor pH, suhu, TDS, DO, EC, ORP, dan salinitas dengan pemantauan real-time melalui dashboard daring. Hasil uji lapangan menunjukkan bahwa kedua sistem dapat bekerja secara stabil dan efektif. Sistem filtrasi terbukti mampu menstabilkan pH dari 6,8 menjadi 7,8 dan menurunkan kadar Total Dissolved Solids (TDS) dari 1.250 ppm menjadi 820 ppm. Pengujian sistem monitoring IoT juga menunjukkan tingkat akurasi sensor yang tinggi, rata-rata mencapai 95-98% dibandingkan dengan alat ukur standar, yang memungkinkan petambak melakukan intervensi penanganan secara presisi saat parameter eksternal seperti DO dan suhu berada di ambang kritis. Secara tekno-ekonomi, sistem cerdas ini memangkas biaya operasional sebesar 11,25% dan meningkatkan pendapatan kotor per siklus dari Rp 22.500.000 menjadi Rp 27.000.000. Program ini juga disertai pelatihan masyarakat demi keberlanjutan teknologi.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Iskandar, E., Agustinah, T., Jazidie, A., Santoso, A., Fatoni, A., Susila, J., … Nugraha, Y. E. (2026). Pemanfaatan Teknologi IoT dalam Meningkatkan Produktivitas Tambak Udang: Studi Kasus di Desa Sidobinangun. Sewagati, 10(3), 554–565. https://doi.org/10.12962/j26139960.v10i3.8943
Bagian
Articles

Referensi

1. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Laporan Kinerja Tahunan 2021. Jakarta: KKP; 2021.

2. Susilo E, et al. Impact of Water Quality on Whiteleg Shrimp Production in Intensive Ponds. Aquaculture Research 2020;51(8):3210–3221.

3. Prasetyo A, et al. IoT-Based Water Quality Monitoring Sistem for Shrimp Ponds in Banyuwangi. Journal of Aquaculture Engineering 2022;15(3):45–56.

4. Muhaimin M, Meliyani P, Kurnia D. Determination of temperature, pH, salinity, DO, TDS, TSS, and nitrite content in 42-day-old shrimp farming ponds. Jurnal Kimia dan Pendidikan (JKPK) 2022;6(1):550–563. https://doi.org/10.20961/jkpk.v6i1.51797.

5. Inayah ZN, Jeannette J, Manan M, Yustiawati Y. Growth of Vannamei Shrimp (Litopenaeus vannamei Boone) in low-salinity water. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia 2023;12(3):287–298. https://doi.org/10.15294/jpii.v12i3.37844.

6. Food and Agriculture Organization (FAO). Water Quality Management. In: Shrimp Culture in Pond Systems Rome: FAO; 1990.

7. Pauzi GA, Suryadi OF, Susanto GN, Junaidi. Rancang bangun sistem monitoring kualitas air tambak udang (Litopenaeus vannamei) menggunakan wireless sensor sistem (WSS) yang terintegrasi dengan PLC CPM1A. Journal of Engineering and Technological Sciences 2020;52(4):123–135.

8. Webster TM, Atwater LA, Smalls BF, Etter EJ. Microbial dynamics of biosand filters and contributions of the biofilm to water quality. Applied and Environmental Microbiology 2019;85(13):e01142–19. https://doi.org/10.1128/AEM.01142-19. Iskandar, DKK. 565

9. Prassetio R, Assydiqy MA, Kusmindari CD, Pasmawati Y, Gunarto M. Filtering swamp water into clean water using carbon charcoal and silica sand filter media. International Journal of Scientific Research and Management 2024 Feb;12(2):1018–1027. https://doi.org/10.18535/ijsrm/v12i02.ec01.

10. George, Ahammed M. Iron-modified sand filter for removal of arsenic and iron from groundwater. Desalination and Water Treatment 2020;198:156–165. https://doi.org/10.5004/dwt.2020.25971.

11. Sugiharto WH, Bardadi A, Alfonsius E. Penilaian kualitas air secara real-time menggunakan IoWQI dan Internet of Things. Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi 2025;5(1):73–85. https://doi.org/10.33365/jimasia.v5i1.489.

12. Lal K, Menon S, Noble F, Arif KM. Low-cost IoT based system for lake water quality monitoring. PLOS ONE 2024 Mar;19(3):e0299089. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0299089.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama