Membawa Teori ke Aplikasi Menggunakan Komputasi sebagai Pilar Sains dalam Pembelajaran Sains Fundamental

Isi Artikel Utama

Yusuf Bilfaqih
Nurlita Gamayanti
Mochammad Sahal
Zulkifli Hidayat
Suyanto
Syamsul Arifin
Fadhilah Mileanasari
Abdullah Alkaff

Abstrak

Penguasaan sains fundamental, termasuk Fisika, Matematika, dan Statistik, merupakan prasyarat utama dalam pendidikan teknik, namun banyak peserta didik mengalami kesulitan karena lemahnya pemahaman konseptual dan terbatasnya keterhubungan antara teori dan aplikasi nyata. Tantangan ini menyebabkan rendahnya motivasi belajar serta menurunnya capaian akademik, khususnya pada mahasiswa tahun pertama. Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, komputasi saintifik menawarkan pendekatan yang efektif melalui kemampuan visualisasi, simulasi, dan eksplorasi fenomena abstrak secara interaktif. Dalam konteks tersebut, MATLAB dan Simulink menjadi perangkat penting yang mampu memfasilitasi pemodelan sistem dinamis, analisis respon, dan interpretasi konsep sains secara lebih intuitif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap keterkaitan antara teori, eksperimen, dan komputasi, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam menerapkan metode komputasi saintifik untuk mengkaji fenomena sains fundamental. Workshop dilaksanakan melalui kombinasi sesi teori dan praktik, mencakup pengenalan pilar sains, pemrograman dasar MATLAB, pemodelan menggunakan Simulink, dan demonstrasi aplikasi pada sistem kontrol, sistem otonom serta robotika. Selain itu, peserta diperkenalkan pada studi kasus berbasis fenomena nyata yang mengaitkan materi Fisika dan Matematika dengan pemodelan, simulasi, serta implementasi perangkat seperti mobile robot, manipulator, dan Unmanned Surface Vehicle (USV). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa workshop ini berhasil meningkatkan pemahaman, pengalaman praktis, dan motivasi belajar peserta dalam mempelajari sains fundamental dan aplikasinya.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Bilfaqih, Y., Gamayanti, N., Sahal, M., Hidayat, Z., Suyanto, Arifin, S., … Alkaff, A. (2026). Membawa Teori ke Aplikasi Menggunakan Komputasi sebagai Pilar Sains dalam Pembelajaran Sains Fundamental. Sewagati, 10(2), 382–393. https://doi.org/10.12962/j26139960.v10i2.9023
Bagian
Articles

Referensi

1. Apeh, O. (2021). Mathematics Anxiety as a Predictor of Academic Performance among Science Education Students of Federal University of Technology Minna. B.Sc. Project. Federal University of Technology, Minna. http://irepo.futminna.edu.ng:8080/jspui/handle/123456789/22344

2. Mutodi, P., & Ngirande, H. (2014). The influence of students’ perceptions on mathematics performance. A case of a selected high school in South Africa. Mediterranean Journal of Social Sciences, 5(3), 431–445. https://doi.org/10.5901/MJSS.2014.V5N3P431

3. Richardson, F. C., & Suinn, R. M. (1972). The Mathematics Anxiety Rating Scale: Psychometric data. Journal of Counseling Psychology, 19(6), 551–554. https://doi.org/10.1037/H0033456

4. Wing, J. M. (2006). Computational thinking. Communications of the ACM, 49(3), 33–35. https://doi.org/10.1145/1118178.1118215

5. Wieman, C., & Perkins, K. (2005). Transforming Physics Education: By using the tools of physics in their teaching, instructors can move students from mindless memorization to understanding and appreciation. Physics Today, 58(11), 36–41. https://doi.org/10.1063/1.2155756

6. Prince, M. J., & Felder, R. M. (2006). Inductive Teaching and Learning Methods: Definitions, Comparisons, and Research Bases. Journal of Engineering Education, 95(2), 123–138. https://doi.org/10.1002/J.2168-9830.2006.TB00884.X

7. Young, H. D., & Freedman, R. A. (2019). University Physics with Modern Physics. Global Edition. Pearson.

8. Ogata, K. (2009). Modern Control Engineering (5th ed.). Pearson.

9. Dorf, R. C., & Bishop, R. H. (2017). Modern Control Systems (13th ed.). Pearson.

10. Aditya, J., & Olds, B. M. (Eds.). (2014). Cambridge Handbook of Engineering Education Research. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781139013451

11. Hmelo-Silver, C. E., Duncan, R. G., & Chinn, C. A. (2007). Scaffolding and Achievement in Problem-Based and Inquiry Learning: A Response to Kirschner, Sweller, and Clark (2006). Educational Psychologist, 42(2), 99–107. https://doi.org/10.1080/00461520701263368

12. Bilfaqih, Y., Aisjah, A. S., & Widiyastuti. (2016). Model Pembelajaran Laboratory based Education. Surabaya: ITS Press.

13. Bilfaqih, Y., Sahal, M., Hidayat, Z., Gamayanti, N., & Mileanasari, F. (2024). Upaya Mendukung Kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi melalui Penyelenggaraan Seri Workshop Bidang Sistem Otonom. Sewagati, 8(6), 2297–2310. https://doi.org/10.12962/j26139960.v8i6.2040

14. Bilfaqih, Y., Sahal, M., Hidayat, Z., Gamayanti, N., & Mileanasari, F. (2024). Upaya Mendukung Kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi melalui Penyelenggaraan Seri Workshop Bidang Sistem Otonom. Sewagati, 8(6), 2297–2310. https://doi.org/10.12962/j26139960.v8i6.2040

15. Bilfaqih, Y., Sahal, M., Hidayat, Z., Gamayanti, N., Alkaff, A., Mileanasari, F., et al. (2025). Penguatan Pilar Sains Melalui Komputasi dan Virtualisasi Eksperimen Sistem Kontrol untuk Pembelajaran Eksperiensial. Sewagati, 9(3), 815–827. https://doi.org/10.12962/j26139960.v9i3.2672

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama