Analisis Pengaruh Tinggi Terbang UAV LiDAR Terhadap Akurasi Model Permukaan Pada Terrain Terjal Kawasan Pertambangan

Isi Artikel Utama

Soni Darmawan
Zakki Sulistyawan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tinggi terbang UAV LiDAR terhadap akurasi model permukaan pada terrain terjal kawasan pertambangan. Akuisisi data dilakukan pada ketinggian 100 m, 150 m, dan 200 m di atas permukaan tanah. Kerapatan titik dievaluasi menggunakan point density dan point spacing, sedangkan akurasi model permukaan dievaluasi menggunakan Root Mean Square Error (RMSE) berdasarkan Independent Control Point (ICP). Pada tinggi terbang 100 m diperoleh RMSE horizontal radial (RMSEr) sebesar 0,064 m dan RMSE vertikal (RMSEz) sebesar 0,038 m. Pada tinggi terbang 150 m diperoleh RMSEr sebesar 0,071 m dan RMSEz sebesar 0,065 m, sedangkan pada tinggi terbang 200 m diperoleh RMSEr sebesar 0,071 m dan RMSEz sebesar 0,124 m. Peningkatan tinggi terbang diikuti oleh penurunan point density dari 281,06 points/m² menjadi 38,94 points/m² serta peningkatan point spacing dari 5,96 cm menjadi 16,03 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tinggi terbang lebih berpengaruh terhadap ketelitian vertikal dibandingkan ketelitian horizontal model permukaan. Berdasarkan Peraturan Kepala BIG Nomor 15 Tahun 2014, tinggi terbang 100 m dan 150 m memenuhi ketelitian peta RBI skala 1:1.000 kelas 1, sedangkan tinggi terbang 200 m memenuhi ketelitian peta RBI skala 1:1.000 kelas 2. Seluruh variasi tinggi terbang yang diuji masih dapat digunakan untuk pemetaan topografi pada kawasan pertambangan dengan tingkat ketelitian yang berbeda. Tinggi terbang 200 m menghasilkan ukuran data paling kecil dengan raw data sebesar 2,08 GB dan point cloud sebesar 2,30 GB, sedangkan tinggi terbang 100 m menghasilkan raw data sebesar 5,70 GB dan point cloud sebesar 8,41 GB.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
[1]
S. Darmawan dan Z. Sulistyawan, “Analisis Pengaruh Tinggi Terbang UAV LiDAR Terhadap Akurasi Model Permukaan Pada Terrain Terjal Kawasan Pertambangan”, JPJI, vol. 6, no. 1, hlm. 1–11, Sep 2026.
Bagian
Artikel

Referensi

[1] C. H. Singh, V. Mishra, and K. Jain, "High-resolution mapping of forested hills using real-time UAV terrain following," ISPRS Annals of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences, vol. X-1/W1, pp. 665-671, 2023.

[2] J. J. Sofonia, S. Phinn, C. Roelfsema, F. Kendoul, and Y. Rist, "Modelling the effects of fundamental UAV flight parameters on LiDAR point clouds to facilitate objectives-based planning," ISPRS Journal of Photogrammetry and Remote Sensing, vol. 149, pp. 105-118, 2019.

[3] K. Bakuła, M. Pilarska, W. Ostrowski, A. Nowicki, and Z. Kurczyński, "UAV LiDAR data processing: Influence of flight height on geometric accuracy, radiometric information and parameter setting in DTM production," The International Archives of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences, vol. XLIII-B1, pp. 21-26, 2020.

[4] M. Kucharczyk, C. H. Hugenholtz, and X. Zou, "UAV-LiDAR accuracy in vegetated terrain," Journal of Unmanned Vehicle Systems, vol. 6, no. 3, pp. 212-234, 2018.

[5] S. Darmawan et al., "Penerapan Metode Fotogrametri Jarak Dekat Kombinasi Data Unmanned Aerial Vehicle untuk Pembuatan Model 3D," Prosiding Seminar Nasional ITENAS ke-46, Bandung, Indonesia, 2018.

[6] American Society for Photogrammetry and Remote Sensing (ASPRS), ASPRS Guidelines on Quantifying Horizontal Sampling Density of Aerial Lidar Point Cloud Data, Edition 1, Version 1.0, Bethesda, MD, USA, 2025.

[7] H. A. Lassiter, B. Wilkinson, A. Gonzalez Perez, and C. Kelly, "Absolute 3D Accuracy Assessment of UAS LiDAR Surveying," The International Archives of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences, vol. XLIV-M-3, pp. 105-111, 2021.

[8] Badan Informasi Geospasial, Peraturan Kepala Badan Informasi Geospasial Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Ketelitian Peta Dasar. Cibinong, Indonesia: BIG, 2014.

[9] V. Petras, A. Petrasova, J. B. McCarter, H. Mitasova, and R. K. Meentemeyer, "Point Density Variations in Airborne LiDAR Point Clouds," Sensors, vol. 23, no. 3, p. 1593, 2023.

[10] American Society for Photogrammetry and Remote Sensing, "ASPRS Positional Accuracy Standards for Digital Geospatial Data," Photogrammetric Engineering and Remote Sensing, vol. 81, no. 3, pp. A1-A26, 2014.