Implementasi Sistem Monitoring Proses Fermentasi dan Kualitas Silase dari Rumput Pakchong pada Bank Pakan Peternakan Sapi Perah

Penulis

  • Ruri Agung Wahyuono Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Doty Dewi Risanti Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Gita Widhi Bawika Departemen Manajemen Bisnis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Annisa Septyana Ningrum Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Arda Fridua Putra Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Raphael Christanto Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Muhammad Nuril Islam Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Wendy Anugerah Putra Wibowo Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Satria Ahmadsyah Murdianto Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Erick Rafael Sihombing Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Zidan Dani Bimatara Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Yudhistira Septian Aptadi Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Yusuf Chandra Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111

Kata Kunci:

Sistem Monitoring, Silase, Rumput Pakchong, Peternak Sapi Perah

Abstrak

Peternak sapi perah di Desa Blarang memanfaatkan silase rumput Pakchong sebagai solusi terhadap kelangkaan pakan hijauan selama musim kemarau. Pengujian kualitas silase yang relatif mahal dan kompleks mendorong tim pengabdi merancang sistem pemantauan proses fermentasi dan kualitas silase, yang dilengkapi dengan tiga jenis sensor: sensor MQ135 untuk mendeteksi konsentrasi gas amonia, sensor DHT22 untuk mengukur suhu dan kelembaban, serta sensor pH-4502c untuk memantau tingkat keasaman. Sistem ini juga diintegrasikan dengan teknologi machine learning untuk memprediksi kualitas serta durasi fermentasi silase berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 430/KPTS/KN.200/M/7/2019. Hasil pemantauan selama 40 hari menunjukkan bahwa kadar air meningkat selama proses fermentasi, namun masih dalam batas yang dapat diterima, tanpa adanya pembusukan akibat jamur. Selain itu, kandungan nutrien silase mengalami peningkatan, sehingga dinyatakan layak untuk dikonsumsi oleh sapi perah. Algoritma machine learning yang digunakan menunjukkan bahwa parameter masukan seperti kadar air, tingkat keasaman, suhu, dan kelembaban udara memiliki korelasi yang kuat dengan parameter keluaran berupa kalsium, fosfor, protein, peptin, dan lemak, namun parameter kadar gas amonia tidak menunjukkan korelasi signifikan terhadap hasil tersebut.

Unduhan

Diterbitkan

2024-11-03

Cara Mengutip

Wahyuono, R. A., Risanti, D. D. ., Bawika, G. W. ., Ningrum, A. S. ., Putra, A. F. ., Christanto, R. ., … Chandra, Y. . (2024). Implementasi Sistem Monitoring Proses Fermentasi dan Kualitas Silase dari Rumput Pakchong pada Bank Pakan Peternakan Sapi Perah. Sewagati, 8(5), 2283–2296. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/sewagati/article/view/2315

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama