Isi Artikel Utama

Abstrak

Pandemi COVID19 yang hingga awal tahun 2022 tetap berlangsung telah banyak menimbulkan dampak berupa lesunya banyak sektor industri dan pariwisata merupakan salah satu sektor yang terdampak paling parah. Di awal tahun 2022, setelah melalui banyak upaya penanggulangan pandemi secara perlahan kondisi semakin membaik sehingga memberikan harapan bagi kebangkitan ekonomi, termasuk dari sektor pariwisata. Memperhatikan hal tersebut, memunculkan ide solusi mengenai wahana wisata berbasis teknologi AR atau Augmented Reality berbasis GPS di desa mitra pengabdian masyarakat yaitu Desa Kebontunggul, Kabupaten Mojokerto dengan tujuan mendukung momen pemulihan pariwisata di lokasi tersebut. Teknologi AR yang merupakan bagian dari teknologi Industri 4.0 diharapkan memunculkan antusiasme calon wisatawan untuk datang berwisata ke Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW) di desa mitra yaitu Lembah Mbencirang. Wahana yang akan dihasilkan bertema edukasi budaya lokal dimaksudkan agar sekaligus memberikan efek ganda sebagai upaya mempopulerkan budaya dalam kegiatan wisata. Luaran utama yang dihasilkan dari kegiatan adalah produk wahana wisata berbasis GPS based AR. Diharapkan dari luaran tersebut memberi dampak positif bagian seluruh pihak terkait, baik bagi mitra pengabdian masyarakat dan institusi tim pengabdi masyarakat.

Kata Kunci

Augmented reality Edukasi Lokal Wisata Edukasi

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Ardianto, O. P. S. ., Arifiani, S. ., Kristianto, T. A., & Budianto, C. A. (2023). Pengembangan Media Wisata Edukasi Interaktif Berkonten Lokal dengan Teknologi GPS Based Augmented Reality Guna Mendukung Pemulihan Pariwisata Pasca Pandemi. Sewagati, 7(6), 998–1005. https://doi.org/10.12962/j26139960.v7i6.761

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama