Implementasi Photovoltaic On-Grid guna Meminimalisir Pemadaman Listrik Bergilir serta Jaringan Telekomunikasi di Pulau Bawean

Penulis

  • Rony Seto Wibowo Departemen Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Ontoseno Penangsang Departemen Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Ni Ketut Aryani Departemen Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Prasetiyono Hari Mukti Departemen Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Feby Agung Pamuji Departemen Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
  • Ronny Mardiyanto Departemen Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111

Kata Kunci:

Bawean, Listrik, Photovoltaic, Pulau Bawean, Telekomunikasi

Abstrak

Bawean yang berada di 135 km dari utara Kabupaten Gresik adalah kepulauan dengan luas wilayah 197,42 km2. Dengan jumlah penduduk yang semakin meningkat sepanjang tahun, beban listrik yang harus ditanggung juga semakin meningkat. Kecamatan Sangkapura di Pulau Bawean memiliki jumlah pengguna listrik mencapai 17.112 orang. Akan tetapi, dengan pembangkit konvensional, penduduk Bawean kesulitan dalam segi ekonomi dan ketersediaan bahan bakar. Upaya peningkatan kapasitas dari pembangkit perlu ditingkatkan sebab pemadaman listrik merugikan perekonomian dari warga setempat. Energi terbarukan seperti energi surya dapat menjadi salah satu pembangkit alternatif karena pulau Bawean memiliki potensi energi surya yang besar dengan rata-rata intensitas radiasi matahari sebesar 5,5 kWh/m2/hari. Hal ini menjadikan Pulau Bawean sebagai salah satu daerah yang berpotensi untuk pengembangan energi surya. Di samping itu, masyarakat Bawean masih kesulitan mengakses layanan telekomunikasi akibat penyediaan akses internet yang belum merata, khususnya penyedia WiFi yang sangat jarang ditemui. Seiring dengan berkembangnya teknologi seputar energi baru terbarukan dan telekomunikasi, pengaplikasian teknologi tepat guna diperlukan di daerah terpencil seperti Pulau Bawean. Salah satu solusi yang dapat diimplementasikan adalah memasang photovoltaic dengan tipe hybrid untuk menyuplai energi yang dibutuhkan oleh modem WiFi guna menunjang kebutuhan masyarakat setempat. Selain itu, beban yang dapat disuplai adalah berupa sebuah masjid, mengingat 100% penduduk Pulau Bawean memeluk Agama Islam. Dengan demikian, maka pelaksanaan kegiatan peribadatan tidak terganggu oleh adanya pemadaman bergilir.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-05

Cara Mengutip

Wibowo, R. S. ., Penangsang, O. ., Aryani, N. K. ., Mukti, P. H. ., Pamuji, F. A. ., & Mardiyanto, R. . (2023). Implementasi Photovoltaic On-Grid guna Meminimalisir Pemadaman Listrik Bergilir serta Jaringan Telekomunikasi di Pulau Bawean. Sewagati, 8(1), 1135–1144. Diambil dari https://journal.its.ac.id/index.php/sewagati/article/view/795

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>