Diseminasi Kumbung Jamur Tiram Dan Alat Pengontrol Kelembaban Pada Kelompok Tani Jawatan Taliati POMOSDA Tanjunganom-Nganjuk

Isi Artikel Utama

Adi Setyo Purnomo
Hendro Nurhadi
Muhammad Lukman Hakim
Herdayanto Sulistyo Putro
Surya Rosa Putra
Sri Fatmawati
Nur Khoiriyah
Alya Awinatul Rohmah
Nurmala Nadiva
Nazila Atika Ramadhani
Dewita Cahya Lestari
Dino Adnan
Safira Widya
Feni Fibigirtania
Difani Naura Hikma
Lynove Regyta Rahma
Ridhotul Nur Jannah
Muhammad Naufal Hibbansyah

Abstrak

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu komoditas hortikultura dengan potensi ekonomi tinggi karena kandungan proteinnya yang besar serta manfaatnya bagi kesehatan. Permintaan jamur tiram terus meningkat, namun banyak petani masih menghadapi kendala dalam menjaga kelembapan kumbung agar tetap stabil, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu. Abmas ITS 2025 di POMOSDA Nganjuk bertujuan meningkatkan efisiensi budidaya jamur kelompok tani Jawatan Taliati. Rangkaian kegiatan meliputi observasi, sosialisasi, hingga pembuatan kumbung inovatif berbahan galvalum dan baja ringan yang lebih tahan lama. Selain itu, dilakukan perancangan sistem pengontrol kelembapan otomatis menggunakan sensor DHT22 dan mikrokontroler Arduino yang mampu mengaktifkan pompa penyemprot air secara otomatis saat kelembaban berada di bawah batas ideal. Untuk memastikan keberlanjutan automasi dalam mengoptimalkan panen jamur tiram dan kemandirian pangan, kegiatan ini diakhiri dengan simulasi, pendampingan, serta proses pemantauan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Purnomo, A. S., Nurhadi, H., Hakim, M. L., Putro, H. S., Putra, S. R., Fatmawati, S., … Hibbansyah, M. N. (2026). Diseminasi Kumbung Jamur Tiram Dan Alat Pengontrol Kelembaban Pada Kelompok Tani Jawatan Taliati POMOSDA Tanjunganom-Nganjuk. Sewagati, 10(4), 804–816. https://doi.org/10.12962/j26139960.v10i4.9403
Bagian
Articles

Referensi

1. Sumarmi. Botani dan Tinjauan Gizi Jamur Tiram Putih. Jurnal Inovasi Pertanian. 2006;4(2):124-130.

2. Donoriyanto DS, Pasca P, Teknik S, Permukiman L, Solo SB. Analisis Dampak Lahan Permukiman terhadap Kualitas Air Sungai Bengawan Solo Kabupaten Lamongan. In: Prosiding Konferensi Nasional "Inovasi dalam Desain dan Teknologi" IDeaTech 2011; 2011. p. 331-340.

3. Ramadhani E. Analisis Pencemaran Kualitas Air Sungai Bengawan Solo Akibat Limbah Industri di Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. Publikasi Karya Ilmiah. 2016;19.

4. Sumarmi. Botani dan Tinjauan Gizi Jamur Tiram Putih. Jurnal Inovasi Pertanian. 2006;4(2):124-130.

5. Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2017.

6. Liang X, et al. Performance of Ti-Pillared Montmorillonite Supported Fe Catalysts for Toluene Oxidation: The Effect of Fe on Catalytic Activity. Applied Clay Science. 2016;132-133:96-104.

7. Inayah T, Prima E. Budidaya Jamur Tiram Putih dan Pengolahannya sebagai Upaya Meningkatkan Ekonomi Kreatif Desa Biji. Jumat Pertanian. 2022;3(2). Available from: https://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/abdimasper/article/view/2881. Accessed 30 October 2025.

8. Sari E, Ropalia. Pembuatan Kumbung sebagai Persiapan Budidaya Jamur dalam Upaya Perwujudan Ikon Jamur Tiram Putih di Desa Pagarawan Bangka. Pengabdian Masyarakat. 2025;4(1). Available from: http://journal.uny.ac.id/index.php/jpmmp. Accessed 30 October 2025.

9. Nugroho A, Asyroh MFK, Pangestu A, Wulandari B. Pengatur Suhu dan Kelembaban Kumbung Jamur Otomatis. Elinvo. 2018;3(2):6. Available from: https://jurnal.uny.ac.id/elinvo/article/view/20347. Accessed 30 October 2025.

10. Purnomo AS, Nurhadi H, Hakim ML, Putro HS, Putra SR, Fatmawati S, et al. Diseminasi Kumbung Jamur Tiram dan Alat Pengontrol Kelembaban pada Kelompok Tani Jempolan Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya. Sewagati. 2023.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2