Penyiapan Branding dan Pengembangan Kawasan Wisata Kuliner Halal di Kelurahan Kaliombo Kediri

Isi Artikel Utama

Dewi Septanti
Ayi Syaeful Bahri
Purwanita Setijanti
Wahyu Setyawan
Sarah Cahyadini
Adinda Sih Pinasti Retno Utami
Tanti Satriana Rosary Nasution
Zuhrotul Mawaddatil Ula
Tisya Surya Narida

Abstrak

Perkembangan permintaan akan wisata halal menuntut stakeholder terkait untuk menyediakan produk, fasilitas, dan infrastruktur pariwisata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan. Namun, kurangnya pemahaman tentang produk, fasilitas dan infrastruktur oleh penyedia fasilitas kuliner halal menjadi kendala tersendiri. Kelurahan Kaliombo, Kediri merupakan kawasan yang memberikan dukungan bagi kuliner di daerah Kediri dan sekitarnya. Kediri yang merupakan lumbung pangan Jawa Timur, mempunyai keragaman olahan makanan. Selain itu, Kediri juga kaya akan objek wisata yang unik dan khas yang dapat mendatangkan wisatawan bagi daerah ini. Meski mayoritas wisatawan yang berkunjung ke Kediri adalah wisatawan lokal, namun justru disinilah letak kekuatannya. Wisatawan lokal lebih cenderung mencari panganan khas Kediri untuk memenuhi kebutuhan kulinernya. Wisatawan lokal sebagian besar beragama Islam, yang tentunya menginginkan konsumsi panganan halal. Dengan diusulkannya kawasan permukiman ini menjadi tempat wisata kuliner halal, maka perlu dilakukan perencanaan penataan kawasan yang tidak mengabaikan prinsip-prinsip keberlanjutan. Abmas ini bertujuan mewujudkan kawasan wisata kuliner halal di Kediri melalui pendampingan teknis desain dan perbaikan dapur, serta penyusunan branding kawasan. Luaran program mencakup implementasi fisik dapur, sertifikasi halal produk, publikasi media dan ilmiah, video kegiatan, serta hak kekayaan intelektual.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Septanti, D., Bahri, A. S., Setijanti, P., Setyawan, W., Cahyadini, S., Utami, A. S. P. R., … Narida, T. S. (2026). Penyiapan Branding dan Pengembangan Kawasan Wisata Kuliner Halal di Kelurahan Kaliombo Kediri. Sewagati, 10(4), 965–984. https://doi.org/10.12962/j26139960.v10i4.9751
Bagian
Articles

Referensi

1. Henderson JC. Halal Food, Certification and Halal Tourism: Insights from Malaysia and Singapore. Tourism Management Perspectives. 2016;19:160-164.

2. Mastercard Crescent Rating. Global Muslim Travel Index 2023. Mastercard Crescent Rating; 2023.

3. Battour M, Ismail MN. Halal Tourism: Concepts, Practises, Challenges and Future. Tourism Management Perspectives. 2016;19:150-154.

4. Han H, et al. Exploring Halal-Friendly Destination Attributes in South Korea: Perceptions and Behaviors of Muslim Travelers Toward a Non-Muslim Destination. Tourism Management. 2019;71:151-164.

5. Adiati MP, Basalamah A. Kondisi Pariwisata Berkelanjutan di Bidang Sosial Budaya Berdasar Pengalaman dan Harapan Pengunjung di Pantai Tanjung Papuma Jember. Binus Business Review. 2014;5(1):80-90.

6. UN-HABITAT. State of the World's Cities 2012/2013: United Nations Human Settlements Programme. United Nations Human Settlements Programme (UN-HABITAT); 2012.

7. Monika L. Pariwisata Syariah Melalui Wisata Kuliner Halal untuk Pengembangan UMKM di Surabaya. Nilai-Nilai Kearifan Budaya Jawa dan Peranannya dalam Mewujudkan Masyarakat Madani: Perspektif Islam [Preprint]; 2017.

8. Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. 2009.

9. Adinugraha HH, Sartika M, Kadarningsih A. Desa Wisata Halal: Konsep dan Implementasinya di Indonesia. Human Falah. 2018;5(1):28-48.

10. Sofyan R. Prospek Bisnis Pariwisata Syariah. Jakarta: Republika; 2012.

11. Suherlan A. Persepsi Masyarakat Jakarta terhadap Islamic Tourism. The Journal of Tauhidinomics. 2015;1(1).

12. Widagdyo KG. Analisis Pasar Pariwisata Halal Indonesia. The Journal of Tauhidinomics. 2015;1(1).

13. Fitriana WD. Digitalisasi Kuliner dan Wisata Halal Daerah Jombang melalui Aplikasi "Jombang Halal Tourism". Dinar: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam. 2019;6(2):108-116.

14. Alim HT, et al. Analisis Potensi Pariwisata Syariah dengan Mengoptimalkan Industri Kreatif di Jawa Tengah dan Yogyakarta. 2015.

15. Priyadi U. Pariwisata Syariah Prospek dan Perkembangan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN; 2016.

16. Cheriatna. Laris Manis Bisnis Wisata Halal. Jakarta: Gema Insani Press; 2018.

17. Ritchie JRB, Ritchie RJB. The Branding of Tourism Destinations: Past Achievements & Future Challenges. In: Annual Congress of the International Association of Scientific Experts in Tourism. Vol. 98; 1998. p. 1-31.

18. Cai LA. Cooperative Branding for Rural Destinations. Annals of Tourism Research. 2002;29(3):720-742.

19. Dimitrios B. Marketing the Competitive Destination of the Future. Tourism Management. 2000;21(1):97-116.

20. Risitano M. The Role of Destination Branding in the Tourism Stakeholders System: The Campi Flegrei Case. In: IV International Doctoral Tourism and Leisure Colloquium; 2006. p. 1-18.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama