Analisis Rasio Pemenuhan Rumput Laut Menggunakan System Thinking Analysis of Seaweed Fulfillment Ratio Using Systems Thinking
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pengabdian masyarakat ini berfokus pada analisis rasio pemenuhan rumput laut melalui pendekatan systems thinking. Meskipun produksi rumput laut di Indonesia terus mengalami peningkatan dan menjadi salah satu komoditas unggulan sektor kelautan, pemenuhan kebutuhan pasar masih menghadapi berbagai tantangan akibat fluktuasi produksi, degradasi lingkungan, dan dinamika permintaan. Ketidakseimbangan ini berdampak langsung pada stabilitas rantai pasok. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan model sistem dinamik untuk mengidentifikasi faktor penentu rasio pemenuhan serta memetakan hubungan kausalitas melalui Causal Loop Diagram (CLD), Stock dan Flow Diagram (SFD) model untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan dalam meningkatkan rasio pemenuhan rumput laut. Pemodelan mengintegrasikan variabel produktivitas, luas area budidaya, kualitas perairan, permintaan pasar, harga, modal, dan penerapan teknologi. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio pemenuhan dikendalikan oleh kompleksitas mekanisme reinforcing dan balancing loop, di mana keterbatasan modal dan kualitas lingkungan menjadi hambatan utama pertumbuhan, sementara adopsi teknologi memperkuat stabilitas sistem. Model konseptual ini memberikan kerangka strategis yang komprehensif bagi pemangku kepentingan untuk merumuskan kebijakan peningkatan pasokan rumput laut secara berkelanjutan demi menjaga ketahanan komoditas nasional.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Ismail MM, El Zokm GM. Algae as keystone for blue economy: sustainability and challenges. Discover Sustainability. 2025;6(1):366.
Saravanan P, Chatterjee A, Bhowmick GD. Diverse roles of seaweed in the blue carbon economy and sustainable development: a comprehensive review. Green Low-Carbon Economy. 2023;2(3):1-18.
Ministry of Marine Affairs and Fisheries. Profil pasar rumput laut 2023. Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan; 2023.
DKP Jawa Timur. Statistik kelautan dan perikanan 2024. Surabaya: Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur; 2024.
Mulyati H. Supply chain risk management study of the Indonesian seaweed industry [PhD thesis]. Göttingen: Göttingen University; 2015.
Mulyati H, Geldermann J. Managing risks in the Indonesian seaweed supply chain. Clean Technologies and Environmental Policy. 2017;19(1):175-89.
Van der Heijden PGM, Lansbergen R, Axmann H, Soethoudt H, Tacken G, Van den Puttelaar J, et al. Seaweed in Indonesia: farming, utilization and research. Wageningen: Wageningen University & Research; 2022.
Sterman J. Business dynamics, systems thinking and modeling for a complex world. Boston: McGraw-Hill; 2000.
Suryani E, Nasution AH, Widodo E, Hartanto D, Riski R, Dzulkarnain A, et al. Potensi pengembangan pertahanan dan keamanan laut Natuna Utara untuk meningkatkan nilai ekonomi dan keamanan melalui pembuatan causal loop diagram. Sewagati. 2024;8(4):1965-76.
CBI. Value chain analysis: Indonesia seaweed extracts. Centre for the Promotion of Imports from developing countries; 2019.
Komarek A, Cahyadi R, Zhang J, Fariyanti A, Arsyi R, Lapong I, et al. Increasing incomes in carrageenan seaweed value chains in Takalar, South Sulawesi. Aquaculture. 2023;562:738779.
Qudrat-Ullah H. On the validation of system dynamics type simulation models. Telecommunication Systems. 2012;51(2):159-66.
FAO. The state of world fisheries and aquaculture 2022. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations; 2022.
Edi S, Siregar H, Baga LM, Suroso AI. Analisis pemangku kepentingan rantai pasok rumput laut Indonesia berbasis sistem resi gudang [Stakeholder analysis of Indonesian seaweed supply chain based on warehouse receipt system]. Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan. 2019;13(2):281-308.
Nuryadi AM, Muthalib AA, Hartati, Rahmiatin T. Seaweed marketing value chain in Southeast Sulawesi Province, Indonesia. AACL Bioflux. 2017;10(5):1170-81.
Valderrama D, Cai J, Hishamunda N, Ridler N. Social and economic dimensions of carrageenan seaweed farming. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations; 2013.
Dharmawan YS, Setiawan B, Akbar IA, Perkasa DA, Pramundito R, Pramundito RJ, et al. Lokakarya pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar bagi guru pondok pesantren. Sewagati. 2026;10(1):98-109.